30 Maret 2012

Statistik Rinci Perolehan QSO YB8Y, Edisi April 2012.

Ini bukanlah artikel untuk bertepuk dada! 
Setifikat YB8Y sebagai juara #1 di Indonesia dan #1 di Oceania, 2012
Sehubungan dengan terlampauinya sasaran 10.000 buah QSO oleh YB8Y (hingga pesan ini ditulis, merupakan rekor baru dan tertinggi dalam sejarah kegiatan DXpedition + kontes CQWW WPX oleh tim Orari), di bawah ini saya sertakan statistik berisi data rinci QSO YB8Y dari dari Club Log dalam bands, modes dan prosentasenya. 

Titik berat saya berikan kepada LOW bands yang menjadi assignment utama untuk saya dan kawan-kawan.

Muatan isi tidak dimaksudkan untuk mengecilkan arti,peran dan fungsi segenap anggota tim yang bertugas pada band-band lain, sesuai jadwal kerjanya melainkan hanya untuk menggambarkan perolehan langsung secara obyektif (lihat data awal, Maret 2012).


Data sementara dari sumber: http://yb8y.com/online-logs/, Maret 2012
Prosentase jumlah perolehan pada mode CW yang rendah (di bawah 50% dari total QSO per band) hanya terjadi pada bands 20m dan 15m. Seingat saya memang ada terjadi kendala berupa kondisi propagasi buruk pada kedua band tersebut.

Gbr.1. OM Tatang YB1MH, spesialis band 6m.
Yang menyenangkan adalah melihat perolehan QSO lebih dari 50% pada band 6m yang dikawal oleh OM Tatang YB1MH (Gbr. 1.). 
Saya sendiri luput menyaksikannya beraksi karena saat komunikasi dua-arah terjadi pada magic band tersebut, saya sedang tugas (atau sedang tidur, ya? Lupa saya).

Gbr.2. Ria, YB0KVM di samping Ito yang sedang merokok Jisamsu
Jumlah QSO dalam mode RTTY juga cukup mengesankan, menurut saya. Salah satu operator tangguhya adalah Ito-san JA1PBV/WK1S. Satu-satunya warga negara asing dalam tim kami.

Gbr.3. Balun DX Engineering, 10KW pada feedpoint antena tx 160m
Gbr.3. Adalah bukti bahwa mother nature amat tajir dan senang memberi.
Di batang pohon kelapa setinggi 19m inilah kami menempatkan kerekan (pulley) untuk feedpoint + balun 1:1 bagi antena TX full-sized dipole 160m.


Statistik-statistik di bawah ini ini dapat diklik untuk memperbesar.


 Gbr. 4. Statistik jumlah perolehan keseluruhan jumlah QSO (all modes) rinciannya pada setiap band.
Gbr.5. Statistik perolehan keseluruhan jumlah QSO SSB dan rinciannya pada setiap band.

Gbr.6. Statistik perolehan keseluruhan jumlah QSO RTTY dan rinciannya pada setiap band.
 
Gbr.7. Statistik jumlah QSO DX keseluruhan dan rinciannya dalam mode.

Apa yang dapat disimpulkan? Beberapa di antaranya adalah:

1. Perolehan besar jumlah QSO dapat dicapai karena YB8Y beroperasi dalam sepuluh band secara simultan dan berkesinambungan, kombinasi transmisi dengan high/low power output

Aspek teknisnya digarap dengan baik dengan cara yang praktis dan sederhana sehingga hal itu terlaksana.  

Kecuali pada LOW bands yang operasinya hanya terhenti karena faktor alam, seperti pada saat tidak ada grayline propagation / common darkness di luar waktu SunRise dan SunSet di OC-221.

Dalam pengamatan saya, selama hampir dua dasawarsa terakhir, baru kali inilah ada tim Orari yang mampu menyelenggarakan DXpedition sebesar ini.

2. Moda CW menyumbang jumlah QSO yang rata-rata mengungguli perolehan QSO dengan moda lain (Phone dan RTTY). Lebih dari 57% dari jumlah keseluruhannya terdiri dari QSO dalam CW. Lihat ringkasan pada Gbr. 7

3. Pemilihan masa DXpedition YB8Y yang belum sepenuhnya masuk pada kurun waktu equinox. Apalagi, dalam dua hari terakhir disambung dengan jadwal kontes CQ WPX SSB, 2012.

3. Lokasi Ohoiew OC-221 yang berada dekat dengan 'lumbung' DXer pemburu IOTA dari benua Asia (57,3%) . Juga, tidak sedikit stasiun dari EU (31.6%) dari jumlah kontak per continent yang berhasil masuk ke log YB8Y (lihat Tabel DXCC by Band/Mode breakdown, pada Gbr. 8)

Pada data di bawah ini terungkap bahwa perolehan DXCC pada bands 160m dan 80m hanya berselisih tiga entitas (!). Sedangkan perolehan pada band 40m cukup besar dan jumlahnya tidak beda banyak dari pada DXCC pada high bands.  

Ini bisa menjadi acuan (setidaknya untuk kasus pada YB8Y) bahwa LOW bands - apalagi top band -  bukanlah 'kuburan'.


Gbr. 8. Tabel DXCC by Band/Mode
4. Total DXCC countries: 123 sehingga YB8Y sudah amat berpeluang untuk klaim award DXCC (mixed).

5. Total akhir jumlah QSO (mixed bands/modes), April 2012: 20.344
 Jo, YC0LOW sebagai operator 160m CW pada YB8Y. 2012, dengan Elecraft K3

Semoga rekor perolehan YB8Y ini dapat diperbaharui oleh tim-tim DXpedition Orari mendatang!

Where do we go next?

29 Maret 2012

Foto-foto YB8Y OC-221 di Pulau Ohoiew, Kei Kecil, Maluku Tenggara

Saya berharap, foto-foto dan sekelumit teks penjelasannya dapat memberi gambaran tentang kondisi YB8Y, Maret 2011.
Gbr.1. (kiri) Awak ATR-72 sarapan dan safety first di Ambon.


Gbr.2. Siang hari WIT, saya tiba di Langgur, lapangan terbang di Tual yang juga merupakan landasan udara utama TNI-AU di Maluku Tenggara.




Gbr.3. Jalan darat dari Langgur ke desa Ngilngof yang terletak di ujung pulau untuk menyeberang ke pulau Ohoiew, Kei Kecil yang tak berpenghuni.


Gbr. 4. Kediaman OM John, YB9YZ di desa Ngilngof, Tual.

Dermaga - kalau pun bisa disebut demikian- terletak tak jauh dari pintu halaman depan rumahnya







Gbr. 5. Barang-barang untuk YB8Y yang dikirim dengan kapal PT Pelni dari Jakarta sepuluh hari sebelumnya sudah tiba di Ngilngof.
Berat keseluruhan 1,2 ton. Semuanya diasuransi all-risk pergi-pulang.

Gbr. 6. Sebagian anggota tim teknis yang tiba dua hari lebih dulu dari pada kedatangan saya sedang bekerja di hutan Ohoiew. 
Hutannya tidak banyak terdapat pohon tinggi tetapi rapat dengan semak belukar.



Gbr 7. Gambar di kiri merekam kegiatan mendirikan antena tx untuk band 160m dengan bambu. Perhatikan rangka atas untuk Gubuk #1 yang belum diberi atap rumbia, di sisi kanan gambar


Gbr.8. Ini yang namanya rayuan pulau kelapa dan nyiur melambai, kaleee.

Di pagi yang cerah, awan berarak dan langit lazuardi membuat pesona di Ohoiew yang tiada tara. 

 Gbr. 9. Rizal, YD1ORZ sedang merakit antena Yagi, homebrew, untuk 28 MHz. Di latar belakang tampak gubuk operasi di pinggir hutan bersemak lebat


Gbr. 10. Saya di samping OM Sur YB0JS menyeberang dari Ngilngof ke pulau Ohoiew..

Untuk keamanan, kami mengenakan pelampung





Gbr. 11. Bintang laut di laut Ohoiew dapat dilihat dengan mata telanjang. Airnya jernih dan Anda tidak perlu nyilem















Gbr.12. Gubuk #1 yang sudah siap. 
Di sini, seluruh operasi pada high bands (all modes) dilaksanakan.
Menurut saya, gubuk ini jauh lebih nyaman dari pada yang pernah dimiliki Robinson Crusoe saat dia terdampar dalam dongeng kesohor. Cintaku jauh di pulau. tapi, alm. Benyamin S memplesetkannya menjadi cintaku berat di ongkos... Pilih mana?

 Gbr. 13. Sur YB0JS (berdiri), Gjellani YB1GJS dan Wisnu YB0AZ sedang 'siaran langsung'. Lihat sebagian kabel coax 50 Ohm bertipe hardline yang spesifikasinya lebih low loss.




Gbr. 14. Dalam dua hari terakhir di Ohoiew, ruang operator untuk hi-bands dipindah ke lantai dasar bungalow.  Saat itu, YB8Y berpartisipasi dalam kontes WPX SSB, 2012. Tampak OM Eko, YB0VKI (berdiri) mengawasi para "siswa".
Gbr. 15. OM John YB9YZ mengawasi dengan seksama sebuah pile-up tebal pada high bands. Selain menjadi Ketua Orari Daerah Papua, beliau adalah juga seorang avid DXer



Gbr 16. Tak ada DXer yang tidak naik adrenalinnya bila mendengar pile-up. OM John YB9YZ akhirnya turun tangan juga. Enjoy ajaaa...

Gbr. 17. Gubuk #2, tempat operasi pada LOW bands dilakukan. 

Letak Gubuk #1 dan Gubuk #2 hanya berjarak 10 s/d 15 meter dari bibir pantai dan terpisah sekitar 35m


Gbr. 18. Operasi 160m CW dengan Elecraft K3 dan sebatang rokok kretek "pria punya selera".

Pada larut malam, terkadang saya bisa mendapat koneksi internet pada gadget.


Gbr. 19. Terry YC1KAF (bertopi) dan Joz YD1JZ, sedang tugas mengoperasikan stasiun-stasiun 80m dan 40m CW di malam buta.









Gbr. 20. Saya pakai kacamata hitam untuk menutupi mata yang merah karena mengantuk di siang hari. Cara kamuflase seorang red eye DXer

Gbr. 21. Di Ohoiew, Anda bisa tidur amat lena walau barefoot abiisss...








Gbr. 22. Saya tidur pulas di siang hari dengan bantal dan mimpi 'the American dreams'.

Bantal dan kasur lipat adalah sebuah kemewahan yang istimewa.

Gbr. 23. Jejeran sebagian antena-antena  TX Yagi monoband di pantai yang bersih. Jarak masing-masing antena adalah sekitar 30 meter
Tiang penunjang tidak perlu tinggi untuk memperoleh sudut take-off yang rendah untuk DX pada hi-bands.
















T A M A T
Jangan lupa memeriksa barang-barang Anda supaya tidak ketinggalan :-)

Anda juga dapat membaca/melihat laporan dari OM Edy Kusuma YD1XUH
pada http://www.yd1xuh.blogspot.com/
Foto-foto dibuat oleh semua anggota tim YB8Y

27 Maret 2012

CINTAKU (pada band 160m) JAUH DI PULAU

Gbr.1. Saat ikut rapat persiapan YB8Y, Jakarta, Maret 2012
Ada yang tanya saya apakah saya bersukacita dengan DXpedisi YB8Y (GL: PI64mh, Maret 2012), terutama dengan perolehannya di 160m, CW? Tentu saja! Saya tak bisa berperasaan lain tentang itu.

Apalagi bila ditimbang bahwa masa persiapannya amat sempit karena barang-barang berat (seperti linear amplifier, antena, kabel coaxial dll) harus 10 hari lebih dulu dikirim dari Jakarta ke Tual, Maluku Tenggara dengan kapal Pelni.

Ini adalah pengalaman yang amat berharga bagi saya - dan saya kira demikian juga bagi seluruh anggota tim dari Orari (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Dobo, Tual, Ambon, Papua dan Maluku dll), termasuk teman-teman non-Orari

Gbr. 2. Tugas malam hingga dinihari. Tampak K3 di sisi kiri.

Pada saat yang sama menyembul juga rasa sedih karena hanya ada dua stasiun 160m dari Indonesia yang masuk log YB8Y yang saya operasikan di malam yang sepi, berangin dan gerimis. Mereka  adalah YC2WWW dan YB1AR. Selamat untuk Uda Hari dan Kang Yana. Keduanya masuk log dengan sinyal yang bagus dan saya hampir terjatuh dari kursi karena girang.

Top band: 'kampanye' saya tentang 160m hanya sedikit berbuah. Iseng sendiri
seperti gadis.

Senja kala di Pulau Ohoiew, Maluku Tenggara
CINTAKU JAUH DI PULAU

Cintaku jauh di pulau,

gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar,

di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak 'kan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu,

di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
"Tujukan perahu ke pangkuanku saja,"

Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!

Perahu yang bersama 'kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,

kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri.

(Sajak Chairil Anwar, 1946, penyair terfavorit dari YB-land).


 2012/3/28, Seno - YB2LSR menulis di OrariNews: 
Memang orang ini disamping pinter hal hal AR ternyata pinter bersajak pula, hihihi
Seno - YB2LSR 


2012/3/28, Irsan YC0OST menulis di OrariNews:
  Meski hanya sempat brtemu sebentar dg OM Jo ∂αη blm sempat bicara/ngobrol banyak tapi sy tau OM Jo orangnya hangat, peka perasaannya ∂αη visioner (berpandangan jauh kedepan).. Amboi puitis pula ..
Hehehe
Salute Om..

73 de yc0ost

2012/3/28 Hari, YC2WWW menulis di OrariNews:

Dear,, Om Jo
Waow,, Tak ku sangka Om Jo sampai juga ke Kei Kecil Island dan Tak ku duga

jua ternyata malam itu 25 maret yang jadi operator YB8Y di 160m adalah Om
Jo YC0LOW.


Ciri khas "Ketukan Kode Morse" para Top Bander sangat kental, medium speed,
santai dan menuntun supaya terdengar dengan jelas.

Sebetulnya tanggal 24 maret lepas Magrib saya sudah mendengar pancaran YB8Y

di Freq 1.822,5 SWL Report 445 ATT On Antena yang digunakan masih seperti
yg dulu Low Dipole, Beberapa menit kemudian  Up 1 Saya dikagetkan Tone dan
Signal yg cukup kuat 599+,, memanggil YB8Y hoho,, ternyata YB1AR berusaha
memanggil.

Data DX-cluster yang sempat saya rangkum  untuk 160m (Top Band)

RA3DOX  1822.5 YB8Y cq up.                        1546 25 Mar

K9FD       1822.5 YB8Y up 1                            1524 25 Mar
JH3VWN  1822.5 YB8Y CQ UP1                    1423 25 Mar
WA6TFZ  1822.5 YB8Y super weak up up      1321 25 Mar
JH0INP    1822.5 YB8Y                                    1310 25 Mar
N7TK       1822.5 YB8Y TNX                           1207 25 Mar
N0XA       1822.4 YB8Y QSX 1823.49 559 KS  1201 25 Mar
N7TK       1822.5 YB8Y 160M PSE                   1137 25 Mar
JA0DIN    1822.5 YB8Y cq ,  fb sig  with QSB  2014 24 Mar
SV8FXN   1822.5 YB8Y CQ  CQ  UP              1942 24 Mar
SV8FXN   1822.5 YB8Y UP   1                        1937 24 Mar
SV1ELF   1822.5 YB8Y up 1 tnx                     1925 24 Mar
SV1AOZ  1822.5 YB8Y CQ  UP                      1901 24 Mar
DJ9KG     1822.6 YB8Y Amazingly strong hr!   1758 24 Mar
UT7QF     1822.5 YB8Y UP1  OC-221 via YB1GJS 1748 24 Mar
RA3DOX  1822.5 YB8Y CQ CQ 559 UP1.        1731 24 Mar
DL7CM    1822.4 YB8Y Thank you                   1730 24 Mar
R3DX       1822.5 YB8Y fb sig up1.                    1603 24 Mar
JR5HKM  1822.5 YB8Y CQ up                         1532 24 Mar
K9FD       1822.5 YB8Y up 1                              1515 24 Mar
VA5DX     1822.5 YB8Y up 1                             1247 24 Mar
JR6DM     1822.4 YB8Y CQ NA  QSX UP       1030 24 Mar
JA2SWL   1822.5 YB8Y CQ EU EU,UP1          2012 23 Mar
JA9SWL   1822.5 YB8Y UP1,WKG JA9AVA(200W)   1944 23 Mar
JH3PRR   1822.3 YB8Y CQ UP                        1938 23 Mar

Yup,, Om Jo melalui anda saya ucapkan PF for DXpedition YB8Y dan ditunggu

Next DXpedition lainnya,,.

Balasan dari Penyair yang sama untuk Om Jo


"SENJA DI PELABUHAN KECIL"

Ini kali tidak ada yang mencari cinta

di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang

menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan

menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap


1946

Salam de yc2www


2012/3/28 bam yb0ko soetrisno
menulis di OrariNews
 

Hehehehe, kalo' diniatkan pantun-berbalas-pantun,
paling pas sih kalo' di-cite dr penyair yg sm "tjerita" dr ranah Ohoieuw,

Kei dan sekitarnya, sbb:


Tjerita boeat Dien Tamaela

Beta Pattiradjawane

jang didjaga datu datu
Tjuma satu

Beta Pattiradjawane


kikisan laut

berdarah laut

beta pattiradjawane

ketika lahir dibawakan
datu dajung sampan

beta pattiradjawane pendjaga hutan pala

beta api dipantai,siapa mendekat
tiga kali menjebut beta punja nama

dalam sunyi malam ganggang menari

menurut beta punya tifa
pohon pala, badan perawan djadi
hidup sampai pagi tiba

mari menari !

mari beria !
mari berlupa !

awas ! djangan bikin beta marah

beta bikin pala mati, gadis kaku
beta kirim datu-datu !

beta ada dimalam, ada disiang

irama ganggang dan api membakar pulau ...

beta pattiradjawane

jang didjaga datu-datu
tjuma satu..


Hehehehe, bisa rame nih, yuk bernostalgia jaman smp-sma jadoel .
73,

[bam]



2012/3/28 Jo, YC0LOW membalas di OrariNews:

Terima kasih atas repon kawan-kawan terhadap pesan saya terdahulu - termasuk untuk balasan sajak-sajak (bukan pantun, lho). Itu 'kan kesukaan TS, Menteri Kominfo RI

Enggak nyangka bahwa para AR Indonesia suka juga dengan puisi yang powerful dari CA. Sebagai info, sekarang sudah langka kita membaca puisi-puisi hebat. Yang banyak ada hanya pamflet politik sektarian atau pantun 'ngeles'.

Uda Hari YC2WWW, mni tnx untuk kumpulan spot-nya. Amat berguna bagi saya untuk evaluasi karena -sebagai petugas ronda malam band 160m di pulau Ohoiew yang tidak selalu ada koneksi internet - saya tidak mampu mengumpulkan spot-spot seperti itu.


Tentang kecepatan ketukan, saya kira memang begitu adanya kemampuan saya, nyaman di sekitar 20-30 wpm.


Satu hal yang pasti, pemilihan QRG 1,822.5 kHz (qsx UP) adalah tepat karena tidak terganggu di seantero dunia (lihat DX spot) dan tentunya baik untuk stasiun-stasiun JA yang terbatas hingga 1,825.0 kHz

Saya senang karena beberapa operator pesohor dari W-land masuk ke log 160m, seperti Lee K7TJR (pemilik Hi-Z Antenna), Larry W7IUV, Dale N4GG dll. YB8Y menjadi negara tambahan baru dalam perolehan DXCC 160m mereka. Beberapa sinyal kuat dari EU dapat saya terima baik hanya dengan antena TX (lihat Club Log pada situs web YB8Y)


Total YB8Y 160m QSO CW = 276 buah. Masih di bawah YE1C (dari RadioLand, 2011) = 323 dan YC0LOW/1 (juga dari RadioLand, 2012, termasuk QSO pascakontes) = 281


Udah, ah. Kampanye 160m sudah basiiiii, ya?

Agn, tnx es 73 de Jo, YC0LOW

Konsep Dasar bagi Antena Penerima (RX) 160m untuk YB8Y di OC-221 pada LOW bands

Disusun untuk acuan persiapan teknis, oleh Jo, YC0LOW, Pebruari 2012, pra-DXpedisi YB8Y, April 2012.

1. Deskripsi:
Gbr. 1. QTH YB8Y di pulau Ohoiew, Kei Kecil. Maluku Tenggara.
Pulau Ohoiew, terletak di -5 derajat  (minus/south latitude), berada tak jauh dari bentangan garis katulistiwa (0°). 

Secara teoritis masih berada dalam kawasan yang kaya dengan thunderstorms (static crashes). Grid Locator: PI64mh

2. Dapatkan signal-to-ratio (S/N) terbaik.
Antena penerima yang memiliki sudut RX yang sempit pada main-lobe nya ke arah yang diinginkan akan mengeliminasi derau alam berupa static noise yang tidak diinginkan (unwanted). Antena RX seperti itu, pada gilirannya, akan memperbaiki S/N ratio

3. Reduksi QRM (man-made noise)
Antisipasinya adalah pile-up pada LOW bands.Generator listrik harus baik kondisinya.

Karena geografi lokasinya perlu 3 (tiga) buah antena RX yang diarahkan ke:

a.      Utara= 0°
b.     Timur Laut= 40°
c.      Barat Laut= 330°

Dari nilai angka sudutnya, sudah dapat dibayangkan  arah yang dituju (Gbr. 2, bawah).
Gbr. 2. Jarak antara QTH saya di Cinere dengan YB8Y adalah lebih dari 3300km ke Timur
Kami berharap  operator–operator pada 160m, 80m dan 75m (SSB) menggunakan antenna RX yang khusus. 

Kami tidak menyarankan adanya antena RX yang khusus untuk operasi pada  40m karena pada band tsb tingkat derau/static akan lebih rendah,  level sinyal akan lebih kuat (dari pada 80/75m, 160m). Ingat: bagi seorang Top Band DXer, band 40m adalah seperti band 15m-nya hi-band DXer. Untuk RX pada band ini dapat mengandalkan antena TX sehingga bisa hemat waktu dan tenaga dalam instalasinya.

4. Maksimalisasi Konstruksi, Tata Letak Stasiun dan SDM
Untuk menghindari intereferensi silang (cross interference) akibat transmisi, disarankan supaya antena tx stasiun 80m CW dan 75m SSB dipasang di dua tempat yang terpisah cukup jauh. Namun, belum tentu cukup waktu untuk mewujudkannya. Sehingga, masih terbuka peluang untuk mendirikan hanya satu stasiun  yang akan bekerja dengan satu antena tx pada band yang sama namun dengan mode yang beda. 

Caranya, dengan memberi tanda pada kawat radiator antena tx tersebut agar panjang kawatnya mudah diubah secara manual bila ingin pindah mode.Tanda dicantumkan pada kawat  yang ditarik melalui kerekan (pulley) tali (rope). Sehingga perubahan bisa mudah dilakukan - bahkan oleh seorang diri di malam hari, bila perlu.
 
5. Solusi terhadap uraian-uraian di atas:
Disarankan adalah membawa antena RX seperti:
a.     a. 4-sq 4 ele. Hi-Z untuk meliput 4 arah
b.     b. 4-sq 2 ele. Hi-Z untuk meliput 2 arah
        c. Membuat Double Half Delta Loop (DHDL) antena RX yang 
           digunakan oleh VK9GMW (2009). Tautan tentang antena 
           DHDL pada:
            http://vk9gmw.com/documents/VK9GMW_ANTENNA.pdf
c.     d. Reversible Beverage buatan KD9SV (tergantung kebutuhan, sambil mencoba apakah benar antena Beverage tidak bekerja baik di pantai*. Artinya harus bawa twin wire WD-1A  yang ada di RadioLand (Gunung Malang)

Dengan membawa system KD9SV Rev Beverage maka kita bisa memperoleh dua arah RX dengan hanya satu bentangan kawat twin-wire WD-1A. 

Operator bisa memilih dua output pada hamshack misal dari arah 45° dan sekaligus dari arah 225°. Saya punya dua set system

·  * menurut Eric Scace K3NA (k3na@arrl.net), Manajer Teknik VP6DX, produk antena Beverage yang dibuat dengan benar akan bekerja baik bahkan di pantai. Itu terbukti pada Mellish Reef  VK9ML (2002), Rodrigues Island 3B9C (2004) dan  St Brandon’s ÃŽle du Sud 

“It proved that beverage antennas work as designed when mounted  over dry, stony earth – even when adjacent to salt water. Beverage antennas work poorly when  installed over stony earth impregnated with salt water, as was the case at Mellish Reef” katanya (warna merah dari saya – Jo).
 
Penggunaan Pre-Amps
Sistem pre-amp adalah untuk mengkompensasi rugi-rugi (losses) yang diakibatkan oleh, misal: feedline/coax yang panjang. Selain terdapat pada tiap txcvr, saya punya beberapa dedicated system noiseless pre-amp (utamanya untuk top band) yang siap dipakai