15 Agustus 2010

Antena RX Loop K9AY di Cinere (2010)

Gbr.1 (bawah). Loop K9AY di YC0LOW, Cinere (2010)


Sudah lama saya tertarik untuk mencoba double loop K9AY sebagai antena penerima (RX) pada top band (160m), tapi saya baru sempat merakit dan memasangnya pada Juli 2010.

Referensi dan petunjuk pembuatannya bisa dengan mudah didapat di internet dengan bantuan
Google Search.

Komponen elektronik yang dibutuhkan oleh sistem antena ini pun tersedia melimpah di Jakarta dengan harga yang relatif murah.

Pada Gbr.1 kawat loop membentang ke empat penjuru angin: utara (kiri), selatan (kanan) dan timur (jauh), barat (dekat). Kawat loop adalah kabel tipe NYA berinsulasi, diameter 2,0mm, Untuk kejelasan visualisasi, saya buat garis tipis. Semua tekukan kawat loop ditopang oleh empat pasak dari bambu.

Antena RX ini berada di lahan kosong, 50 meter dari antena TX jenis vertikal saya.


Gbr. 2 Kotak Kendali
Gbr.2 (kanan) adalah Kotak Kendali (control box) yang akan ditempatkan pada hamshack. Pada panel depan terdapat sakelar daya ON/OFF (sisi kanan) dan switch kendali arah (U-S, B-T pada sisi kiri), masing-masing dengan lampu LED sebagai indikator.

Pada panel atas, dibuat terminal 12 Volt DC yang akan mengendalikan relay di kotak transformer/relay pada feedpoint. Kabel daya V DC bisa berupa kabel telepon dan/atau kabel ethernet/LAN.

Gbr. 3, Kotak Relay


Gbr. 3 (atas) adalah Kotak Relay yang akan dipasang pada feedpoint antena RX. Sisi kanan kotak adalah tempat dua buah konektor (kabel daya V DC dan coax feedline) sedangkan sisi kirinya adalah tempat empat buah kutub untuk empat kawat antena RX.

Gbr. 4, Isi Kotak Relay

Bagaimana kinerjanya? Petunjuk awal berupa indikasi rasio Signal-to-Noise dan Front-to-Back dari siaran radio AM pada band MW telah membuktikan adanya pelemahan (attenuation) dan pengarahan (directivity) ke empat penjuru mata angin. Namun, detilnya akan saya tuliskan dalam judul terpisah.



Masih diperlukan pengamatan dan uji-coba dalam membuat sistem pentanahan (ground) agar kinerjanya optimal. 

 Lihat:  





http://topbanddxdiindonesia.blogspot.com/2011/11/kotak-kotaktransformer-dan-controller.html

dan



http://topbanddxdiindonesia.blogspot.com/2011/12/rasio-lilitan-kawat-pada-transformer.html

2 komentar:

Yustiadi mengatakan...

Semogo sukses OM dengan antene barunya.



Best 73-Adi-yc1bjx

Jo, YC0LOW, pemegang award DXCC dari ARRL pada 5 band mengatakan...

Yth OM Adi. Terima kasih sudah mampir