28 Agustus 2013

Catatan tentang Antena Vertikal Multi-band dari George AA7JV

Di rumah dan di semua kegiatan DXpedisi, saya gunakan Spiderbeam Pole tiang vertikal setinggi 18 meter untuk TX pada 80m dan 160m (juga pada band-band lainnya). Ada  pilihan-pilihan jenis antena yang lumayan bervariasi. Kebanyakan, bergantung pada berapa keras upaya yang mau ditempuh untuk membuatnya dan berapa banyak efisiensi yang hendak didapat dari sistem antena tsb


VERTIKAL

Desain yang paling sederhana adalah menggunakan kumparan (coil) yang low-loss  (sekitar 60 uH) di titik tengah kawat antena untuk meresonansi antena TX pada 1,9 MHz. Gunakan kawat tembaga yang berinsulasi,  diameter 1,6 mm, untuk radiator antena. Tekuk 30cm di ujung atasnya untuk menciptakan diameter loop (1 feet) yang akan berfungsi untuk kurangi tegangan (voltage) pada ujung kawat tsb dan untuk tambahkan efek top-loading.  Tambahkan induktor senilai sekitar 8 uH di bagian bawah antena - antara dasar (base) antena dan koneksi GND. Anda akan temukan titik ‘tap’ 50 Ohm pada induktor di sekitar tengah-tengahnya. Untuk  induktor tsb, gunakan ¼ inci pipa tembaga (atau pipa AC mobil) atau kawat/pipa tembaga berdiameter besar. Untuk band 80m gunakan relay untuk switch L-matching network yang sesuai.


INVERTED-L

Pilihan alternatif adalah desain konfigurasi jenis  inverted-L. Pilih kawat tembaga enamelled yang tipis (kira-kira diameter 0,5mm) untuk bagian horisontal kawat antena transmisi ini agar berat beban pada tiang vertikal SpiderPole - yang sangat luwes - berkurang. Mungkin, Anda  akan peroleh nilai SWR yang baik dengan menghubungkan langsung coax 50 Ohm ke feed-point tapi  itu merupakan indikasi bahwa sistem ground-nya berimpedansi tinggi dan itu mengakibatkan kerugian (=loss)  yang besar.


Cara lain adalah gunakan L-network untuk menyesuaikan kabel  coax ke feedpoint.


Yang musti diingat adalah: sebuah antena tipe  inverted-L yang resonan pada band 160m akan punya feedpoint reaktif yang amat tinggi pada 80m dan juga akan punya sudut pancaran radiasi yang tinggi. Anda boleh gunakan kawat horisontal yang pendek (sekitar 8 meter) dan dua buah rangkaian penyesuai impedansi yang bisa diubah (switchable): satu untuk band 80m dan yang lainnya untuk band 160m.


Pertimbangan lainnya: jangan gunakan dua seksi/bagian paling atas dari tiang Spider Pole untuk memberikan kekuatan yang lebih sehingga tiang itu akan kuat menopang beban tarikan kawat antena ke arah samping (side-load). Kawat horisontal sebaiknya dibuat lebih panjang namun perubahan agar membuat tiang penopang menjadi lebih kuat secara mekanis, lebih layak dipertimbangkan walau efisiensi antena akan berkurang.


Untuk detil  dan deskripsi antenna TX yang bisa mencakup semua band seperti yang digunakan oleh VK9GMW, silakan lihat http://vk9gmw.com/documents/VK9GMW_ANTENNA.pdf  
Antena tsb bekerja baik karena ada air laut di bawahnya, namun dengan jumlah radials yang cukup, Anda akan dapatkan kinerja yang juga baik di atas tanah.


Untuk instalasi permanen, saya sarankan Anda untuk mengecat tiang antena bila sudah baik kerjanya. Gunakan cat dari urethane yang luwes. Itu akan membuat antena Anda lima kali lebih tahan cuaca. Buatlah setidaknya 3 buah tali skur pada tengah-tengah tiang penopang antena. Silakan lihat gambarnya pada halaman saya di QRZ.com. – George AA7JV


Klik juga
http://topbanddxdiindonesia.blogspot.com/2009/03/vk9gmw-mellish-reef-tabah-sampai-akhir.html

1 komentar:

Yanuardi Hendrawan mengatakan...

maaf tdk membantu. teori doang.... harusnya berikan cara buat beserta perhitungan dan gambar.