Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri ringkasan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri ringkasan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

09 Agustus 2013

Tambahan Informasi untuk Operasi YB9Y pada Top Band (160m)

Informasi berikut ini adalah tambahan dari saya untuk tulisan terdahulu, lihat http://topbanddxdiindonesia.blogspot.com/2013/08/konsep-dasar-tentang-antena-antena-tx.html.

Karakter top band (160m) yang kondisi propagasinya sulit dirumuskan membuat band ini tidak populer di kalangan amatir radio di muka bumi. Bahkan, Lance Johnson (alias Steve P Gesewicz, K0CS) editor dan penerbit LOW Band Monitor (http://www.lowbandmonitor.com/) sebuah jurnal berita berkala tentang low bands (40m, 80m dan 160m) yang terbit di Colorado, Amerika Serikat menyatakan bahwa jumlah astronot yang sudah pernah mendarat di bulan, ternyata lebih banyak dari pada DXer pada top band!

Karena kondisi kesehatan yang belum pulih, saya tidak bisa ikut dalam tim DXpedisi YB9Y di Kepulauan Mapia, Papua Barat (2013), saya hanya bisa menulis saran dengan sandaran kriteria umum dan mekanisme propagasi yang lazim terjadi pada band itu.

Gbr. 1. Wisnu YB0AZ, Jo, YC0LOW, Dervin PD9DX dan Heri YB1KAR  (kiri - kanan) di PIM, Jakarta, Oktober 2013

Beruntung ada internet! Selain mengamati hasil tim survei pendahuluan pada Mei 2013, saya juga lebih mudah memperoleh referensi berupa catatan-catatan dari tim-tim lain yang pernah ber-DXpedisi di Palau, sebuah republik kecil di samudera Pasifik yang berdekatan dengan pulau Brasi di Mapia. Menurut situs web YB9Y, lokasinya kelak hanya berjarak sekitar 627 kilo meter dari Palau - atau Belau, ini sedikit lebih jauh dari pada jarak antara Jakarta ke Magelang, Jawa Tengah.

Setidaknya ada tiga stasiun DXpedisi ke T88 (sekarang T8) yang patut dicatat dalam kaitannya dengan operasi pada top band (160m), yaitu T88II (1998), T88AA (2009) dan T8CW (2011).

T88II bukanlah stasiun DXpedisi yang khusus bekerja hanya pada top band. Dioperasikan oleh David Schmocker KJ9I, DXer dari Wisconsin AS (Desember 1998). Antena transmisinya adalah full-sized dipole yang terbentang menjadi inverted-V  pada ketinggian 35 meter di atap Hotel Koror.  Daya pancar 1.5 kW!

Ringkasan hasilnya: 13,500 QSO pada semua modes/bands dengan 455 QSO pada 160m CW (hanya sedikit yang duplikasi). Stasiun ini tidak memancar dari lokasi yang terpencil melainkan dari area hotel. Menurut David, walau dia memancar setiap hari di saat senja hingga sun rise di Palau, kondisi propagasi umumnya 'spotty' (tidak merata ke segala arah -Jo). Namun, T88II berhasil menjaring WA4TT di Georgia dan W4ZV di North Carolina pada waktu sun rise terjadi di dua stasiun di pantai timur AS tsb. Ini adalah long haul DX dari Palau!

Waktu terbaik untuk Eropa adalah beberapa jam sebelum sun rise di Palau. "Kondisi ke JA selalu bagus", demikian laporan David Schmocker KJ9I / T88II pada Topband Reflector.

Di bawah ini adalah 25 buah spot dari stasiun-stasiun DX yang melaporkan T88II (1998) pada top band. Dengan dasar data ini, maka saya harap tim YB9Y bisa mengelola waktu-waktu terbaiknya untuk melayani stasiun-stasiun peminat (perhatikan penetrasi sinyalnya ke VE1ZZ).
 
(Spotter, QRG, T88II, Keterangan, UTC, Tanggal-Bulan, Diambil dari DX Summit) 
JA2KSP          1827.2 T88II        up 7                               2104 17 Dec 
G3SED           1827.3 T88II        Loud now ! up 7            2103 17 Dec  
JH3CYZ          1827.4 T88II        up 7                               2050 17 Dec 
JE2EHP          1827.4 T88II        UP7                              1127 17 Dec 
G3SED           1827.3 T88II        qsx 1834                       2048 16 Dec 
JA2KSP          1827.1 T88II        cq up 7                          2023 16 Dec 
JA3CSZ          1827.0 T88II        CQ UP-7                       1229 16 Dec 
JA0DAI          1827.4 T88II        cq..up7                           2116 15 Dec  
JH2FXK          1827.3 T88II                                             2110 15 Dec  
G3SED           1827.4 T88II        just wkd 1834.4            2002 15 Dec  
JA1JRK          1827.4 T88II        cq up7                           1948 15 Dec  
VE1ZZ           1827.0 T88II        up 7 449 qsb at sun rise1138 15 Dec  
JH2FXK         1827.3 T88II        up 7                               1119 15 Dec  
DJ7MI           1827.2 T88II                                                2036 14 Dec  
JE6IBJ-@        1827.2 T88II        up7                               1959 14 Dec  
JA2KSP          1827.1 T88II        CQ up 7                        1427 14 Dec  
JM1PJJ          1827.1 T88II        UP 07                            1403 14 Dec  
JF1OVM          1827.2 T88II        UP8                              1401 14 Dec 

JH2FXK          1827.3 T88II        up 7                                1113 14 Dec 
JE1PNX          1827.4 T88II        CQ CQ UP 7.                1157 13 Dec 
JA1JRK          1826.9 T88II        cq up 7                            2036 11 Dec  
JA0BNX          1827.3 T88II        08                                   1156 11 Dec  
ON4MA           1827.5 T88II        up 7                               2030 10 Dec  
VE1ZZ           1827.0 T88II        no cpy just 4x4nj clg t88. 1930 10 Dec 
DJ8QP           1827.5 T88II        up7 nice sigs                    1919 10 Dec  


  
Antena jenis dipole juga digunakan untuk transmisi pada top band oleh T88AA op. Jun JJ1BMB di 2009. Aktivitas top band di Palau ini disambut baik oleh Bernie, W3UR, editor The Daily DX, karena menurut dia sejak 1988 tidak ada upaya yang serius untuk menjaring stasiun-stasiun dari pantai timur AS. Dia menyarankan supaya Jun memberi peluang kepada dia dan kawan-kawan di antara pukul 08:40 dan 12:00Z.

Pada akhir Desember 2011, ada stasiun T8CW op. Ryosei JH0IXE. Namun, hanya sedikit data tentang aktivitas stasiun ini pada top band kecuali kabar bahwa dia mengalami blackout karena listrik padam di Palau.

Gbr. 2. Jo, YC0LOW dan Dervin PD9DX di PIM, Jakarta 2013

Saya menyarankan YB9Y untuk memilih 1827 kHz sebagai frekuensi kerjanya. Frekuensi ini 'clear' bahkan sampai W/VE.  Operator-operator di Amerika, Kanada, Eropa dan Asia/Oceania  bisa mudah menala txcvr- nya walaupun YB9Y QSX-up 7 hingga 1834 kHz. 

Perhatian khusus diberikan kepada stasiun-stasiun dari JA yang batas frekuensi tertinggi bagi mereka adalah: 1825 kHz. Bila YB9Y ingin melayani JA, maka operatornya bisa QSX-down 2 di 1825 kHz atau lebih ke bawah. Dengan taktik dan strategi seperti ini, maka pile-up bisa lebih menyebar dan resiko cross-interference dapat diperkecil. 

Di bagian yang lebih awal telah saya tulis analogi tentang jumlah astronot dan top band DXer. Apa betul demikian? 

Saya kutip pendapat Thor, TF4M tentang band ini: 160 meters is a serious band, it should be treated with respect; Terjemahan bebasnya: 160 meter adalah band serius, sebaiknya itu [band ini] diperlakukan dengan respek/penghargaan.  

Kalau Anda setuju, klik: http://topbanddxdiindonesia.blogspot.com/2011/12/korespondensi-dengan-thor-tf4m.html

07 Februari 2008

Ringkasan Survai Top Band (160m) DX di Indonesia, Desember 1999


Pada Juli 1998, saya melakukan survai kecil tentang sejarah, apa, siapa serta bagaimana kegiatan dx-ing pada top band (160m) di Indonesia
Pengantar survai dan/atau kuesionernya saya kirim ke beberapa mail-lists seperti: Top Band Reflector, DX-List, YBNET-L dan lain-lain. Namun, respon yang diperoleh sangat rendah. Mungkin penyebabnya karena sedikitnya jumlah DX top bander di YB/YC land.  
Hal yang menggembirakan adalah, saya mendapat respon antarbangsa dari Amerika Serikat, Australia dan Bulgaria, via e-mail. Untuk semua itu saya sampaikan terima kasih.
Sebagian penanggap dari luar negeri adalah mereka yang pernah bermukim di Indonesia dan mengoperasikan top band DX. Ada juga di antara mereka yang pernah menerima kartu QSL 160m dari Indonesia. 
Catatan terlengkap saya peroleh dari Mike, VK6HD, kemudian Bob, W7TSQ dan Val, LZ2CJ. Beberapa teman di Amerika Serikat, bahkan, membantu saya untuk membongkar arsip packet cluster mereka sejak 1980! Mereka sependapat bahwa aktivasi band 160m di Indonesia masih tergolong rendah.
Survai sampai Desember 1999 membuktikan:
  • Dari tiga belas kuesioner yang dikirim kepada operator YB/YC, saya hanya menerima satu balasan dari Anton, YB5QZ di Pekanbaru. Terima kasih.
  • Sejak 1981, hanya tercatat sembilan belas stasiun YB yang pernah muncul pada 160m DX
  • Hanya ada tujuh operator Warga Negara Indonesia (sampai dengan Desember 1998). Dua belas lainnya adalah WNA (11 warga Amerika, 1 warga Jerman: YB1AQS, Bandung).
  • Stasiun Indonesia pertama pada 160m yang dicatat oleh Mike, VK6HD, adalah: YB7AAU, 28 Januari 1978
  • Stasiun WNI pertama yang tercatat adalah YB0JH operator: Adrian (12 Juli 1986).
  • Sejak 1981, wilayah panggilan (call area) di Indonesia yang tak pernah tercatat muncul pada 160m adalah dari wilayah 4 (Lampung, Sumatera Selatan dan Jambi).
  • Yuswirman, YD8QYM, di Manado menyatakan minatnya bekerja DX 160m kepada Bob, VE7BS, melalui korespondensi surat (1986). Tak ada kabar lanjutan.
  • Saya pernah membaca di Buletin ORARI (maaf saya lupa catat nomor edisinya) diperoleh keterangan bahwa mendiang Adrian, YB0JH (sk) adalah operator WNI pertama yang berhasil claim 100 DXCC Countries pada 160m. Apa betul?
Selain data tersebut, saya mencatat sejak 1997 cukup banyak stasiun YB/YC yang beroperasi pada top band. Mereka telah mengudara dan masuk log saya. Saya percaya bahwa stasiun mereka bukanlah cloud warmers walaupun tidak semuanya top band dx-er.
Terima kasih kepada dua puluh lima orang amatir radio Indonesia - dan stasiunnya- yang telah memberikan saya kesenangan tersendiri dalam ber-QSO dan bertukar kartu QSL. Saya berharap agar jumlah peminat band yang sulit dan langka ini akan bertambah dan menyebar ke daerah lain di Indonesia.
Satu-satunya konfirmasi dari call-area 8 pada 160m

Stasiun-stasiun itu adalah: YB0ARA/9 (Timika); YB0AI (PHO); YB0BAQ; YB0DO (sk) (PHO);YB0HD (PHO); YB0JAX; YB0RX (sk) (PHO);YB0UNC; YB0ZDC; YC0DJH; YC0FFC; YC0TOT; YE0AX; YB1AQS (Bandung); YB1JX (PHO, Bogor); YB2BRW (Semarang); YB2PBX (sk) (Solo); YB2UDH (Magelang); YB2UU (Semarang); YB5QZ, (Pekanbaru); YB8ZY (Dxpedition Pulau Tukang Besi); YC0BYT/1 (PHO, Cirebon); YE2B (PHO, Baturaden); YF1OO (Bogor); YE1ZI (Ujung Kulon).

 Bila masih ada data tambahan yang ada pada Anda, silakan dikirim ke saya untuk pemuatan (update) di website saya. Semoga survai ini bermanfaat bagi para peminat top band (160m) di Indonesia.  

Tnx es 73 de Jo, YC0LOW, Desember 1999.

Untuk tambahan callsigns, klik:
            http://topbanddxdiindonesia.blogspot.com/2011/08/top-band-di-indonesia-riwayatmu-dulu.html

04 Maret 2011

Perbedaan-perbedaan antara Band-band 40m, 80m dan 160m

Low Bands didefinisikan meliputi 40m, 80m dan 160m. Propagasi di antara band-band tersebut amat berbeda.

Dalam buku LOW Band DXing, edisi 5, ARRL, 2010, Bab 1, halaman 52, John, ON4UN, menulis ringkasan perbedaan tiap band, termasuk karakter propagasinya. Berikut terjemahannya:

40m.
* Seperti band HF yang kondisinya sangat baik pada malam hari (band ini hampir mirip dengan VHF bagi seorang topbander!)
* Prakiraan propagasinya bisa diselesaikan dengan menggunakan program-program klasik yang berbasis MUF (maximun usable frequency)
* Propagasi grayline juga terjadi sepanjang garis terminator - seperti yang terjadi pada band-band HF yang lebih tinggi.
*Zona gray line bisa mencakup kawasan yang sangat luas (selama berjam-jam bahkan di medium latitudes)
* Pembelokan (skewed) sinyal tidak sebanyak yang terjadi pada band 80m dan lebih lagi pada 160m.
* Band 40m memungkinkan Anda bekerja DX mencapai jarak/arah ke mana saja, bila peralatannya memadai.

80m.
* Dengan peralatan yang memadai di kedua stasiun maka dapat menjangkau jarak dan arah ke mana pun pada saat-saat yang tepat tiap tahun.
* Selama masa sunspot yang rendah, propagasi pada band 80m sangat dipengaruhi oleh MUF
* Propagasi gray line yang amat bagus selalu terjadi pada arah yang tegak lurus terhadap garis terminator.
* Bekerja DX melalui sabuk aurora (auroral belt) adalah sesuatu yang biasa, bahkan pada tahun-tahun sunspot yang tinggi.

160m
* Propagasinya tidak dipengaruhi oleh MUF, dan hanya secara marjinal dipengaruhi oleh siklus matahari (solar).
* Selain ada fenomena aurora, belum diketahui secara persis apa yang menyebabkan baik atau buruknya DX pada malam hari. Misteri masih merupakan bagian terbesar dari top band!
* Absorbsi/penyerapan oleh aurora sangat lazim terjadi pada band 160m.
* Pembelokan (skewed) sinyal sering terjadi
* Propagasi gray line yang amat bagus selalu terjadi pada arah yang tegak lurus terhadap garis terminator.
* !60m memiliki area khusus di mana untuk bekerja DX adalah mudah - yaitu kawasan sekitar 5000km dari QTH Anda. Sebagai contoh, Eropa barat bisa mudah bekerja dengan pantai timur AS tiap hari. Zona gray line yang abu-abu adalah W5, W8 dan W9. Sedangkan W0 adalah lebih gelap dari abu-abu. Untuk kawasan di luar itu, kondisi propagasi harus lebih baik di atas rata-rata. Ini berbeda dengan 80m, di mana jarak yang lebih jauh masih mungkin bisa dicapai tiap hari - atau peralihan kondisi propagasi antara "mudah" dan "susah" sepertinya lebih tersamar.
* Long path yang istimewa ( yaitu, tanpa ada pembelokan sinyal) pada band 160m adalah pengecualian, kecuali untuk stasiun-stasiun yang berada dekat dengan antipodes, dan hanya terjadi pada masa siklus sunspot yang rendah.
* Bila propagasi band 80m terbuka, tidak ada jaminan bahwa 160m akan terbuka juga. Namun, bila band 80m buruk, maka band 160m pun buruk. Jadi, jangan pernah mengekstrapolasikan kecenderungan dari high bands ke band yang lebih rendah, karena hasilnya tidak akan pernah sesuai.
* Secara tipikal, pada band 160m ada QSB yang pelan tapi dalam, terutama pada jarak yang marjinal. Disarankan supaya bisa membaca callsign lawan pada kesempatan awal QSO. Mungkin tak akan ada kesempatan kedua atau -kalau pun itu ada- akan terjadi pada beberapa menit kemudian. Saya jarang mengalami hal ini pada band 80m. Kesabaran adalah yang utama. Anda mungkin harus menunggu lama sampai puncak propagasi terjadi pada Anda.
* Saat siklus sunspot yang rendah, band 160m biasanya meberikan puncak propagasi pada sunrise (terkadang juga sebelum tengah malam), utamanya untuk long path yang terjauh, dan ketika kedua ujung path berada di garis terminator. Sangat sering kita saksikan adanya sinyal yang memuncak pada masa sunrise. Adapun pada sunset, lebih jarang terjadi. Yang ada, biasanya pembukaan yang lebih melebar dalam waktu satu jam setelah matahari tenggelam.
* Pada band 160m, gejala skip seringkali pada area tertentu saja.
* Bekerja DX melalui lingkaran aurora adalah sangat sulit (atau bahkan tak mungkin) dilakukan pada band 160m.
* Daya pukau bekerja dengan stasiun baru (new one) pada band 160m adalah bernilai sepuluh kali lipatnya dari pada band 80m!

Ayo, band mana yang hendak Anda tekuni?

30 Maret 2012

Statistik Rinci Perolehan QSO YB8Y, Edisi April 2012.

Ini bukanlah artikel untuk bertepuk dada! 
Setifikat YB8Y sebagai juara #1 di Indonesia dan #1 di Oceania, 2012
Sehubungan dengan terlampauinya sasaran 10.000 buah QSO oleh YB8Y (hingga pesan ini ditulis, merupakan rekor baru dan tertinggi dalam sejarah kegiatan DXpedition + kontes CQWW WPX oleh tim Orari), di bawah ini saya sertakan statistik berisi data rinci QSO YB8Y dari dari Club Log dalam bands, modes dan prosentasenya. 

Titik berat saya berikan kepada LOW bands yang menjadi assignment utama untuk saya dan kawan-kawan.

Muatan isi tidak dimaksudkan untuk mengecilkan arti,peran dan fungsi segenap anggota tim yang bertugas pada band-band lain, sesuai jadwal kerjanya melainkan hanya untuk menggambarkan perolehan langsung secara obyektif (lihat data awal, Maret 2012).


Data sementara dari sumber: http://yb8y.com/online-logs/, Maret 2012
Prosentase jumlah perolehan pada mode CW yang rendah (di bawah 50% dari total QSO per band) hanya terjadi pada bands 20m dan 15m. Seingat saya memang ada terjadi kendala berupa kondisi propagasi buruk pada kedua band tersebut.

Gbr.1. OM Tatang YB1MH, spesialis band 6m.
Yang menyenangkan adalah melihat perolehan QSO lebih dari 50% pada band 6m yang dikawal oleh OM Tatang YB1MH (Gbr. 1.). 
Saya sendiri luput menyaksikannya beraksi karena saat komunikasi dua-arah terjadi pada magic band tersebut, saya sedang tugas (atau sedang tidur, ya? Lupa saya).

Gbr.2. Ria, YB0KVM di samping Ito yang sedang merokok Jisamsu
Jumlah QSO dalam mode RTTY juga cukup mengesankan, menurut saya. Salah satu operator tangguhya adalah Ito-san JA1PBV/WK1S. Satu-satunya warga negara asing dalam tim kami.

Gbr.3. Balun DX Engineering, 10KW pada feedpoint antena tx 160m
Gbr.3. Adalah bukti bahwa mother nature amat tajir dan senang memberi.
Di batang pohon kelapa setinggi 19m inilah kami menempatkan kerekan (pulley) untuk feedpoint + balun 1:1 bagi antena TX full-sized dipole 160m.


Statistik-statistik di bawah ini ini dapat diklik untuk memperbesar.


 Gbr. 4. Statistik jumlah perolehan keseluruhan jumlah QSO (all modes) rinciannya pada setiap band.
Gbr.5. Statistik perolehan keseluruhan jumlah QSO SSB dan rinciannya pada setiap band.

Gbr.6. Statistik perolehan keseluruhan jumlah QSO RTTY dan rinciannya pada setiap band.
 
Gbr.7. Statistik jumlah QSO DX keseluruhan dan rinciannya dalam mode.

Apa yang dapat disimpulkan? Beberapa di antaranya adalah:

1. Perolehan besar jumlah QSO dapat dicapai karena YB8Y beroperasi dalam sepuluh band secara simultan dan berkesinambungan, kombinasi transmisi dengan high/low power output

Aspek teknisnya digarap dengan baik dengan cara yang praktis dan sederhana sehingga hal itu terlaksana.  

Kecuali pada LOW bands yang operasinya hanya terhenti karena faktor alam, seperti pada saat tidak ada grayline propagation / common darkness di luar waktu SunRise dan SunSet di OC-221.

Dalam pengamatan saya, selama hampir dua dasawarsa terakhir, baru kali inilah ada tim Orari yang mampu menyelenggarakan DXpedition sebesar ini.

2. Moda CW menyumbang jumlah QSO yang rata-rata mengungguli perolehan QSO dengan moda lain (Phone dan RTTY). Lebih dari 57% dari jumlah keseluruhannya terdiri dari QSO dalam CW. Lihat ringkasan pada Gbr. 7

3. Pemilihan masa DXpedition YB8Y yang belum sepenuhnya masuk pada kurun waktu equinox. Apalagi, dalam dua hari terakhir disambung dengan jadwal kontes CQ WPX SSB, 2012.

3. Lokasi Ohoiew OC-221 yang berada dekat dengan 'lumbung' DXer pemburu IOTA dari benua Asia (57,3%) . Juga, tidak sedikit stasiun dari EU (31.6%) dari jumlah kontak per continent yang berhasil masuk ke log YB8Y (lihat Tabel DXCC by Band/Mode breakdown, pada Gbr. 8)

Pada data di bawah ini terungkap bahwa perolehan DXCC pada bands 160m dan 80m hanya berselisih tiga entitas (!). Sedangkan perolehan pada band 40m cukup besar dan jumlahnya tidak beda banyak dari pada DXCC pada high bands.  

Ini bisa menjadi acuan (setidaknya untuk kasus pada YB8Y) bahwa LOW bands - apalagi top band -  bukanlah 'kuburan'.


Gbr. 8. Tabel DXCC by Band/Mode
4. Total DXCC countries: 123 sehingga YB8Y sudah amat berpeluang untuk klaim award DXCC (mixed).

5. Total akhir jumlah QSO (mixed bands/modes), April 2012: 20.344
 Jo, YC0LOW sebagai operator 160m CW pada YB8Y. 2012, dengan Elecraft K3

Semoga rekor perolehan YB8Y ini dapat diperbaharui oleh tim-tim DXpedition Orari mendatang!

Where do we go next?

28 Agustus 2011

Top Band di Indonesia: Riwayatmu Dulu

Selama liburan Ramadhan 2011, saya iseng-iseng menyortir log 160m untuk stasiun-stasiun di Indonesia - baik moda CW maupun SSB- yang ada pada DX4WIN saya. Tidak terasa bahwa waktu berlari amat cepat sejak pertama kali ber-QSO pada 160m  CW dengan YB2UDH op. dr Tatang, Magelang, pada suatu sore, Mei 1997 (bawah). Klik gambar untuk memperbesar)
Kartu QSL dari YB2UDH, 1997
Hingga pesan ini ditulis (Agustus, 2011), tercatat hanya 91 stasiun yang pernah bekerja dengan saya di top band (160m, CW/SSB). Beberapa di antara para operatornya bahkan sudah silent key (SK). Beberapa orang lainnya sudah non-aktif dari hobi radio angin ini. Beberapa lainnya sudah naik tingkat dan/atau berganti callsign.
Kartu dari Budi, 1997

QSO kami bisa terjadi beberapa kali, namun data di bawah hanya berisi keterangan angka tahun jumpa perdananya.


Statistik sederhana jumlah stasiun YB/YC di log 160m saya adalah sbb  (tahun: jumlah stasiun unik/no-dupes):
Siapa yang tidak kenal Faisal?
Kartu dari  Agus YC0DJH

1997:15
1998: 5
1999: 2
2000: 1
2001:11
2002: 3
2003, 2004:nihil
2005:1
2006:31
2007:6
2008 6
2009:7
2010: 1
2011: 1

Data internal lain menunjukkan bahwa pada periode 2003-2004, saya aktif dxing pada topband, namun tidak bekerja dengan satu pun stasiun YB/YC.


Siapa mereka dan tahun kapan saya berjumpa di udara?








Tahun    Moda   Callsign


1997 CW YB2UDH
1997 CW YB2BRW
1997  SSB  YB0HD
1997  CW  YB8ZY
1997  CW YB2PBX
1997  SSB YF1OO
1997 CW YC0TOT
1997 SSB YB1JX
1997 CW YB1AQS
1997 CW YC0DJH
1997 SSB YE0AX
1997 SSB YC0BYT
1997 CW YB5QZ
1997 SSB YB0RX
1997 SSB YC0FFC
1998 CW YB0UNC
1998 SSB YB0DO
1998 CW YB0ARA/9
1998 CW YB0BAQ
1998 SSB YE2B
1999 CW YB2UU
1999 CW YB0JAX
2000 CW YC0KNK
2001 SSB YB4VH
2001 SSB YB1FCC
2001 SSB YC1ZAB
2001 CW YB2ZEZ
2001 SSB YC2VSE
2001 SSB YC0IEM
2001 CW YB1BOD
2001 CW YB3OSE
2001 CW YC1ZTC
2001 SSB YC0UTC
2001 SSB YC1ZFA
2002 CW YB0DPO
2002 CW YB0LOG
2002 CW YC0LCJ
2005 CW YB5AQB
2006 CW YB1A
2006 SSB YB0AA
2006 SSB YB1BAX
2006 SSB YB1BML
2006 SSB YB1EYR
2006 SSB YC1BN
2006 CW YE1SH
2006 SSB YB0QN
2006 SSB YB1HDL
2006 SSB YB1UBE
2006 CW YB1YA
2006 SSB YB2DX
2006 SSB YC0KCI
2006 SSB YC0MFS
2006 CW YC2WWW
2006 CW YE1O
2006 SSB YB0FP/1
2006 SSB YB1BGC
2006 SSB YC1TY
2006 CW YC0HLE/1
2006 CW YC1KKK
2006 CW YD1COZ
2006 CW YE1GD
2006 CW YB0DJH
2006 CW YB1BYY
2006 CW YB1PHB
2006 CW YC0EHN
2006 CW YB0ZEE
2006 CW YB0ASG
2006 CW YB1AME
2006 CW YC1RIF
2007 CW YC1HBP
2007 CW YC4HLQ/1
2007 CW YB3DX
2007 CW YD1KEM
2007 CW YE1ZAT
2007 CW YC1RJR
2008 CW YB2UTX
2008 CW YC1RAT
2008 CW YD0NWO/5
2008 CW YC2BG
2008 CW YC2YTH
2008 CW YC1COZ
2009 CW YC1YU
2009 CW YB2EUZ
2009 CW YC4LOJ
2009 CW YB3BOA
2009 CW YB3JBJ
2009 CW YB3XM
2009 CW YC2EUZ
2010 CW YC2LEV
2011 CW YB1ALL


                                                                                               

Dari statistik di atas, bolehlah saya menyiimpulkan bahwa
selama empat belas tahun belakangan ini,  tidak ada pertumbuhan minat maupun penambahan jumlah stasiun anggota Orari pada band ini.


Liihat juga link di bawah ini:
http://topbanddxdiindonesia.blogspot.com/search?q=ringkasan
Topband di Indonesia, riwayatmu dulu...


Pada 29 Agustus 2011, Moch Faried menulis di OrariNews sbb:
  malam om jo setelah membaca statistik anda bahwa station amatir yg muncul di top band {160m) sangat sedikit sekali...gimana  om jo kalau ngadain contest di 160m...saya yakin teman2 akan tertarik untuk muncul di top band.selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir batin
de yb3jbj
 


29/8/2011 Jo, YC0LOW membalas











yth OM Faried, YB3JBJ,


Terima kasih atas tanggapannya.


Kontes YB/ YC di 160m? Saya kira ide yang bagus, tapi keberhasilannya  - dalam artian diminati oleh partisipan- akan sulit dicapai.


Menurut informasi dari beberapa teman pengelola kontes tahunan Nusantara, peserta beberapa kontes pada 80m SSB pun sudah cenderung berkurang.


Mungkin perlu dibuat strategi yg lebih inovatif supaya  minat terhadap hobi amatir radio -yang menurut saya: hobi terdahsyat :-)   -  akan makin marak


Sama-sama, OM. Selamat Lebaran 1432H. Maaf lahir dan batin. 73 de Jo







 29 Agustus 2011, Hendro YB3LOJ menulis di OrariNews


Dear all,
Saya rasa tidak ada salahnya ide contest 160m untuk regional  YB-Land perlu dicoba,baik phone atau CW .
Tentu akan memberikan pengalaman yang berbeda .


Regards
Hendro, YB3LOJ


29/8/2011, Jo, YC0LOW membalas


Yth OM Hendro,


Semoga kabarnya baik saja.


Saya ragu apakah ide tsb bisa berhasil. Kalau dari data pada tulisan saya terakhir di blog, maka jelas terungkap bahwa selama 14 tahun ini hanya ada 91 stasiun YB/YC yang muncul pada band 160m (SSB/CW). Secara kwantitatif, jumlah tsb amat sedikit untuk menandai keberhasilan sebuah kontes yang dilakukan selama dua hari berturut-turut.


Sayangnya saya lupa mencatat faktor apa yang membuat adanya 31 buah stasiun 160m yang muncul pada 2006. Mungkin ada yang bisa membantu mengingatkan kita.


Kembali ke laptop! Bila kontes nasional 160m hanya diikuti -katakanlah- selusin-dua lusin stasiun, siapa pula yang mau menyelenggarakannya? Repotnya sama, tetapi toh jumlahnya minim.


Ada satu pendapat menarik di kalangan topband DXer dunia,yang menyatakan bahwa hanya ada dua golongan pada top band (160m) yaitu: pertama, mereka yang INGIN bekerja di sana, dan kedua, mereka yang SUDAH (pernah) bekerja pada band tsb. Anda ada di golongan kedua, bukan?


Selamat Idul Fitri 1432H. Maaf lahir batin
Tnx es 73 de Jo, YC0LOW





29 Agustus 2011, Hendro YB3LOJ menulis di OrariNews

Kabar baik Om Jo, semoga sehat selalu ,iya neh memang main di Top Band harus dengan persiapan infrastruktur yang benar-benar matang, kalau saya memang nekat waktu itu walau dengan aerial dan equipment yang kurang memadai .. tapi sebetulnya tidak berhenti sampai di situ saja, cuma karena terkendala dengan masalah lain / pekerjaan yang membutuhkan waktu dan perhatian lebih akhirnya kegiatan di TOP Band yang saya rasakan keasyikannya jadi terhambat .
Anyway saya sampaikan Selamat Idul Fitri 2011. Mohon Maaf lahir dan batin.


Regards,
Hendro, YB3LOJ