22 September 2012

YC0LOW Kembali ke Top Band, 22 September 2012

2012/9/22 Jo, YC0LOW <yc0low@gmail.com> di OrariNews, menulis:

Alhamdulillah. Puji syukur!

Setelah vakum karena gangguan kesehatan, sejak turut berpartisipasi pada kegiatan YB8Y di Ohoiew, Maret 2012, mulai tadi pagi, usai Subuh (WIB), stasiun YC0LOW kembali mengudara di top band (160m, CW). Awalnya, saya grogi juga :-)
    
Saya memanggil CQ DX di 1821.5 kHz, dari 2145 UTC sampai 2215 UTC, dengan Elecraft K3, namun sayang propagasi pada band tidak 'terbuka'. Sehingga, sebelum puncak sunrise di Cinere (2243 UTC) saya QRT.


Transmisi stasiun YC0LOW sudah 'normal' (dengan linear amplifier Acom-1000, power output 400 Watts) kecuali fasilitas RX-nya, yaitu antena dual-loop K9AY dan single loop ala N6RK, yang belum sempat diperiksa oleh Leo, YD0NWU, yang datang ke Cinere, Jumat sore (21/9). TNX untuk bantuanmu, Leo.

Kondisi peralatan di hamshack yang belum rapih  (22 September 2012).

Semoga di akhir pekan ini, kedua fasilitas tsb (TX/RX) sudah bisa dirapihkan sehingga bisa enak main radionya lageeeeeee...

 

Dalam dua hari kemarin, saya dihubungi oleh OM Hendro, YB3LOJ, yang juga sedang siapkan stasiunnya untuk bekerja di top band. Semoga lancar, OM!

 2012/9/22 hendro s.joedho <hsjoedho@yahoo.com>, menulis di Orari News 
Alhamdulillah. Selamat OM Jo, semoga aktivitas setelah shalat subuh ini menuai hasil seperti yang diharapkan, tapi tentunya tetap harus jaga kondisi kesehatan. Semoga selanjutnya masalah RX yg belum selesai bisa diselesaikan segera.

OM Hendro -YB3LOJ juga semoga bisa segera menemani OM Jo sukses di
Top Band - semoga Hendro yg di Jakarta bisa  juga nanti. Amin. 73 es GL
hen-yc0qr


2012/9/22 Halim Dani <yc2tjv@yahoo.com> menulis di Orari News
Welcome back Bro...
Reborn, ya OM Jo
Salam
Dani, YB2TJV


2012/9/22 Hendro Supriyanto <yb3loj@gmail.com> menulis di Orari News   
Semoga lancar Om Jo,untuk saya masih tuning-tuning Antena dan semoga segera siap..
de YB3LOJ - Hendro 

 2012/9/22 JACOB.D.C SIHASALE <ye8xm@yahoo.com> menulis di Orari News   

Selamat Om Jo telah sehat dan dapat mengudara kembali.
salam

de YB8XM



17 September 2012

Hasil Akhir Stasiun-stasiun Indonesia dalam Kontes DX CQWW SSB, 2011


QSL image for YE1ZAW
Gbr. 1. Contoh Kartu QSL YE1ZAW yang didesain oleh Dani, YB2TJV.

Selamat atas peraihan skor Anda! 

YE1ZAW, klubstasiun Orari Lokal Subang, Jawa Barat (profilnya dapat dilihat pada QRZ.COM), yang dioperasikan (dalam kategori M/S, Hi-Power) oleh tim RadioLand dkk anggota Lokal Subang dari Gunung Malang, Subang, Jawa Barat telah membuat debut tersendiri karena belum setahun didirikan, telah mendapat sertifikat kontes internasional karena menduduki peringkat ke-4 di Oceania dan peringkat ke-1 di Indonesia (Gbr. 2, bawah). Sertifikat seperti gambar ini tiba di kotak pos Cinere hanya dua hari sebelum kontes CQWW SSB, Nopember 2012.

Gbr. 2. Sertifikat untuk YE1ZAW pada CQWW SSB, 2011
Pada kontes ini, perolehan jumlah DXCC-nya sedikit lebih unggul  dari perolehan YB1C, stasiun kontes Orari Daerah Jawa Barat. 

Insyaallah, YE1ZAW juga sudah bisa klaim 100 DXCC Award dari ARRL. Selamat.

Ayo, yang lain (juga) pasti bisa!

Jangan bersikap pasif atau - bahkan - negatif. Proaktif-lah. Lebih cepat, lebih baik.  

Tulis komentar Anda pada blog ini. Berguna untuk memberi semangat berkompetisi kepada para anggota Orari di Lokal Anda.

Data di bawah ini dipetik dari www.cq-amateur-radio.com. CQ Magazine, August 2012

Indonesia
 

Single Op, Single Txcvr
YB3OX A 394,064 844 60 116
YBØBCU A 55,970 210 57 88
YBØCOX 21 44,634 218 22 64
YB3XM A 29,151 135 23 56
YC1BTJ 7 38,142 195 23 55
*YBØMWM A 209,984 449 64 129
*YC8AHH 21 4,356 43 14 22
*YB2UTX 7 3,344 61 17 21


 Multi Op, Single Txcvr, Hi-Power
YB1C 1,564,800 1853 94 226
YE1ZAW 929,232 1087 100 224
YE3J 215,728 453 64 130


Multi Op, Two Txcvr, Hi-Power
YEØX 7,504,107 5107 137 396
YE2S 1,406,095 1558 120 241
 
Multi Op, Multi Txcvr, Hi-Power
YE2R 7,621,077 4801 153 446

Keterangan 
Band (A = all), Final Score, Number of QSOs, Zones, and Countries.
An asterisk (*) before a call indicates low power. Certificate winners are listed in bold. 

(All country terminology reflects the DXCC list at the time of the contest.)

01 September 2012

Beberapa Petunjuk (Tips) untuk Ikut Kontes



Disadur oleh Jo, YC0LOW, Oktober 1999, dari: Tips for Contesting oleh Bill, N4VJ / K4AAA, Randy, K5ZD, Walt, KN4T, Chas, K3WW, Cedrick, N9YXA, Doug, K1ZO.

Pra-Kontes
Bagian terpenting dari ikut kontes adalah menemukan keyakinan "saya harus mampu" yang akan memperlancar Anda dalam mencoba beroperasi sesuai batasan dari kemampuan dan pengalaman Anda. Setelah ikut kontes manapun, sering-seringlah mengingat bahwa "saya memang belum sepenuhnya berhasil. Namun, sekarang, akan lebih mudah bagi saya untuk mencoba lagi"
  
Di bawah ini ada beberapa petunjuk/tips untuk pra-kontes:
Ubahlah siklus tidur Anda secara berangsur-angsur dalam waktu satu atau dua hari sebelum kontes dimulai. Misal, begadanglah pada Rabu dan Kamis sebelum kontes agar Anda bisa tidur di Jumat pagi berikutnya

Periksalah daftar/check-list barang pada hari Jumat/sehari sebelum kontes, misal: makanan/minuman-ringan, alat-alat di sekitar meja operasi/hamshack dll

Hindari godaan untuk membuat proyek elektronik di hamshack sebelum kontes. Proyek-proyek seperti ini sering tidak berhasil tepat waktu sehingga akan memecah konsentrasi Anda ketika kontes dimulai.

Selaraskan jam dinding/jam komputer Anda sebelum memulai kontes. Kealpaan melakukan ini akan berakibat pada tambahan kerja untuk mengoreksi log. Pastikan, petunjuk waktu dalam UTC/GMT.

Bila Anda menggunakan software untuk kontes, atur dan cocokkanlah data files, konfigurasi dll. Pastikan nilai pertukaran laporan yang akan digunakan dan peralatan bekerja seperti yang dikehendaki oleh penyelenggara kontes.

Pemahaman terhadap gray-line yang berhubungan dengan kondisi propagasi adalah sebuah keharusan bagi seorang DX contester

Propagasi yang terbaik sering terjadi dari satu bagian dunia ke bagian lainnya di saat satu lokasinya berada pada waktu petang hari atau dini hari, waktu lokal. Dalam kasus komunikasi dua-arah yang terjauh, terutama pada low-bands, maka itu hanya dapat terjadi pada waktu-waktu yang disebut di atas. 

Ada beberapa alat bantu yang tersedia bagi operator untuk mengetahui dimana sedang subuh/dini hari atau dimana sedang petang hari. Salah satunya bermerk The DX EDGE

Pelajari petunjuk pelaksanaan tiap kontes. Ini berarti, kita harus tahu seperti apa pertukaran laporan dan angka/skornya. Arti selanjutnya adalah kita harus tahu strategi apa yang harus digunakan untuk memaksimalkan skor. Berapa lama Anda harus mengejar multiplier dan berapa QSO yang diperlukan agar kompetitif, dll.

Kajilah skor, multipliers dan prefix yang diperoleh di sekitar kawasan Anda. Bicara dan/atau tulisilah mereka untuk menemukan strategi mereka (tentu saja, mereka belum tentu mau menyatakannya kepada Anda). Mintalah copy dari log mereka untuk Anda kaji. Pelajari kemana mereka mengarahkan antenanya dan kapan itu dilakukan. Cari tahu band-band favorit mereka dan mengapa begitu. Mereka yang mengalahkan Anda selalu ada dalam posisi untuk mengajari Anda tentang sesuatu yang tak diketahui. Salah satu pelajaran berharga yang saya dapat datang dari sebuah stasiun low power dengan antena kawat biasa.

Pelajarilah lagi hasil kontes dari dua atau tiga tahun yang lalu. Siapa saja yang muncul, siapa saja yang terdengar di stasiun Anda. Anda pasti tahu di sub-band mana operator dari JA beroperasi di 80m, Anda harus tahu alokasi internasional terhadap 40m band. Anda harus tahu di mana alokasi untuk operator-operator VK di low bands. Daripada mencari-cari alasan mengapa kontes ini dan itu berlangsung secara tidak adil, sebaiknya Anda mempelajari bagaimana beroperasi/ikut kontes secara baik dan benar.

Equipment
Buatlah sistem pentanahan (grounding system) Anda dengan baik. Ground-lah segala sesuatunya untuk menghindari hum dan interference.

Sediakan beberapa pasang headphones cadangan untuk mengatasi gangguan - termasuk gangguan/tekanan pada daun telinga Anda.

Tempelkan kertas pada linear amplifier yang berisi petunjuk setting TUNE dan LOAD daan catatlah dengan baik setting tiap band. Sehingga tiap kali Anda berpindah band, tidak perlu terlalu lama melakukan tuning ulang (re-tune).

Bila beroperasi dengan dua transceivers, single op, saya menggunakan kunci ketuk (keyer) kedua pada radio no. 2. Jadi, terhindar dari pekerjaan mengganti switch dari radio #1 ke #2.

Gunakan CW keyboard yang bisa diprogram untuk ketukan CW sehingga di saat kontes, kedua tangan Anda tak perlu banyak bergerak

Usahakan agar selalu menyediakan antena kedua untuk tiap band.
Sediakan bangku yang nyaman bagi Anda di ruang operasi.

Sempurnakan stasiun Anda. Pelajari tentang feedline matching, antenna loss, VSWR, directivity dan gain. Untuk memahami itu semua, artinya Anda harus membaca, belajar/berlatih dan bereksperimen. 

Coba buatlah antena kawat, loops, slopers, Beverages atau low-noise receiving antennas. Antenna kawat adalah antena yang murah - tapi bukan murahan!

Pelajari transceivers yang Akan Anda gunakan dalam kontes. Tiap kenop/tombol pasti punya fungsi. Apa saja itu? Baca dan kaji service manual-nya dengan teliti. 

Bagi mereka yang dapat dengan cepat membuat setting SPLIT frequency , maka mereka akan lebih dulu memperoleh stasiun di band 40m. Bila Anda dapat memanfaatkan 100 memori pada perangkat Anda secara efisien, maka Anda akan dengan cepat pula mampu menarik perhatian stasiun lawan dalam jumlah yang besar pula.

Pasanglah filter-filter (bila ada). Gunakan Digital Voice Recorder (bila ada). Gunakan Digital Signal Processor (bila ada). Gunakan mikrofon yang baik. Atur/stel audio-nya sehingga menghasilkan suara yang jernih dan kuat- selama kontes.

Operasi
 Siapkan mental untuk berkompetisi pada level/kategori kontes yang telah Anda pilih.

Tentukan tujuan Anda untuk ikut kontes dan ingatlah tujuan itu selama kompetisi.

Jagalah diri Anda agar tidak mudah panik! Sadari bahwa suara yang terdengar dari stasiun lain bisa berbeda dengan apa yang kita inginkan. Begitu pula sebaliknya. Pengaruh QRM atau QRN dan propagasi bisa mengakibatkan para pemula kontes untuk salah menilai motif dari stasiun lawan. Jadi, perlu sikap penilaian yang positif agar Anda dan dia bisa sama-sama tersenyum ketika pertukaran laporan selasai dilakukan.

Bila Anda merasa bahwa sinyal Anda lemah dan panggilan Anda yang berulang-ulang tidak juga mendapat sambutan, periksalah apakah apakah pre-amp untuk penerimaan (rx) Anda bekerja dengan baik?

Bila Anda merasa sinyal Anda kuat karena tiap panggilan Anda segera disambut lawan, maka bila ada kesempatan di tiap band, lakukan panggilan "CQ CONTEST". Bila Anda tidak bisa memperoleh satu frekwensi yang kosong, atau hanya ada beberapa/tak ada yang membalas panggilan Anda maka lakukan cara search and pounce (S&P= cari dan temukan -Jo, YC0LOW).

Gunakanlah format pertukaran laporan yang bisa dipahami dengan mudah. Yang penting, ulangi penyebutan nama-panggilan Anda di akhir kontak.

Masukkanlah sebuah dupe ke dalam log kecuali hal itu akan memberi beban yang berlebihan bagi Anda. Bila Anda terpaksa menyatakan kontak yang tergolong dupe (dari: duplicate= duplikasi/pengulangan -Jo), lakukanlah dengan menyatakan terima kasih kepada lawan di akhir kontak. Janganlah 'menampar muka seseorang' di udara secara terbuka dengan cara-cara yang tak sopan, misal: dengan menutup jawaban lawan dengan memancarkan panggilan "CQ CONTEST" atau "QRZ?"

Dalam sebuah DX Contest, setelah 24 jam berjalan -- ketika perolehan menjadi lebih lamban dari pada sebelumnya -- periksalah dengan teliti negara-negara mana saja yang masih diperlukan. Buatlah daftar tersendiri agar mudah menentukan taktik berikutnya.
Buatlah daftar stasiun-stasiun yang sering terdengar dan yang sudah diperoleh di 6-band. Dengan itu Anda tak perlu memeriksa berulang-ulang

Bila tanpa alasan yang jelas Anda tak mendapat satu jawaban pun, berhentilah memanggil. Periksa output power atau SWR. Lalu, periksa apakah Anda tak sengaja beroperasi dengan SPLIT frequency.

Sampaikan "again" atau "your CQ Zone, please?" bila Anda inginkan dia menyatakan itu berulang-ulang

Buatlah panggilan CQ Anda semenarik mungkin. Hal ini akan membuat operator stasiun lawan ingin membalas panggilan Anda.
Katakan di akhir kontak: "thanks, YB0ZDC, contest", BUKAN: "QSL and good luck in the contest, QRZ from YB0ZDC", misalnya.

Bicaralah dengan cepat, seandainya ada QSB.

Arahkan antena Anda ke wilayah/kawasan yang diperlukan di saat yang tepat. Panggillah: "CQ, looking for KL7 and VE8".

Bila Anda memanggil stasiun lain dalam sebuah kontes, buatlah pertukaran informasinya sesingkat mungkin. Hal ini penting agar jangan sampai Anda kehilangan sesuatu akibat kondisi propagasi yang marjinal atau bahkan Anda kehilangan kontak akibat QRM dan QSB. Sebagai misal, pengulangan-pengulangan dalam contoh di bawah ini (oleh "B" yaitu KA11XXX) harus dihindari:
  • A: cq contest de K1VUT
  • B: K1VUT K1VUT de KA11XXX KA11XXX
  • A: KA11XXX 599 MA
  • B: K1VUT K1VUT de KA11XXX KA11XXX 599 599 MA MA
  • A: ur state?
  • B: K1VUT K1VUT de KA11XXX KA11XXX QSL QSL 599 599 MA MA
  • A: KA11XXX ur state ?
  • A: KA11XXX ur state ?
  • A: KA11XXX ur state ?
Sebuah contoh dari QSO yang sempurna adalah:
  • A: cq contest de K1VUT
  • B: K1VUT de KA11XXX
  • A: KA11XXX 599 MA
  • B: QSL 599 MA
  • A: ur state?
  • B: MA MA MA
Off Time
Bila beristirahat, berbaringlah di tempat yang terang karena cahaya. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah terbangun setelah istirahat sekitar 90 menit.

Janganlah menempatkan jam weker/alarm di tempat yang terjangkau. Taruhlah itu di tempat lain yang akan memaksa Anda untuk berdiri lalu mematikannya.

Ketika Anda sudah berdiri, nyalakan semua lampu agar Anda benar-benar terbangun.

by: Bill, N4VJ / K4AAA, Randy, K5ZD, Walt, KN4T, Chas, K3WW, Cedrick, N9YXA, Doug, K1ZO

Beberapa Petunjuk (Tips) untuk Ikut Kontes disadur oleh Jo, YC0LOW, Oktober 1999.

25 Agustus 2012

Keliling Dunia (DX-ing) pada Band-band HF oleh Patty Winter, N6BIS


Di bawah ini adalah terjemahan saya atas tulisan Patty Winter, N6BIS, berjudul Around the World on HF Bands yang dimuat di CQ Beginner's Guide to Amateur Radio, 1993. Izin tertulis untuk menerjemahkannya ke bahasa Indonesia; dan untuk mempublikasikannya di kalangan amatir radio Indonesia, telah saya peroleh dari CQ Communications, USA. Untuk kepentingan non-komersil, Anda boleh download lalu membuat fotokopinya atau memuatnya di buletin agar bermanfaat bagi kalangan amatir radio Indonesia, namun Anda dimohon agar menyebut nama penerjemah.
Bila ada kekeliruan, saya mohon maaf dan agar dikoreksi. Tanggapan atau pertanyaan yang dikirim kepada saya akan dicoba dijawab. Semoga bermanfaat. 73 de Jo, YC0LOW, 1993

Melakukan kontak radio pada band-band high frequency (HF) bukanlah semata-mata dengan menghidupkan radio dan memanggil CQ. Melainkan, selain harus siap dengan perangkat yang memadai, Anda juga harus memiliki pola berpikir dan bertindak yang tepat.
Persiapan
Coba bayangkan bahwa anda akan bicara melalui radio dengan ratusan - bahkan ribuan - orang-orang yang tak Anda kenal. Apa jadinya bila Anda tak tahu apa yang akan dibicarakan? Bagaimana bila stasiun lawan mengirim kode Morse lebih cepat dari kemampuan Anda menerimanya? Bagaimana bila Anda tak tahu istilah-istilah amatir radio karena Anda seorang pemula? Berikut ini beberapa petunjuk praktis:
  • Berlatihlah lebih dulu tanpa mengudara. Ini dapat dilakukan dengan teman dan/atau dengan alat pengetuk kode Morse. Contoh-contoh ber-QSO dapat dilihat pada buku-buku pengantar amatir radio.
  • Pelajari istilah-istilah. Kode-Q dan singkatan-singkatan lainnya adalah vital untuk ber-QSO dalam telegrafi dan sebagian istilah ada juga yang digunakan untuk percakapan telefoni. Bertanyalah kepada teman.
  • Janganlah "dibodohi" oleh siapapun yang kelihatannya memiliki kemahiran. Janganlah beranggapan bahwa "mereka dulu pernah jadi pemula namun sekarang mereka tahu segalanya sedangkan saya tidak tahu apa-apa" Sebenarnya, mereka itu hanya tahu hal-hal yang belum Anda ketahui, dan karenanya perbanyaklah belajar.
  • Janganlah kecil hati karena peralatan orang lain lebih baik dari milik anda. Anda bisa keliling dunia hanya dengan 100 Watt dan antena vertikal - atau bahkan dengan sistem yang lebih sederhana.
  • Carilah seorang teman. Adalah wajar bila seseorang merasa kagok ketika ada di depan mikrofon atau mengetuk kode Morse untuk pertama kalinya. Jangan takut untuk minta bantuan teman agar bergabung dalam beberapa QSO awal yang akan Anda lakukan.
  • Jujurlah. Katakan pada lawan bicara bahwa ini adalah QSO yang pertama (atau kedua, atau ketiga). Mereka akan senang mendengarnya. Bagi seorang amatir radio, tak ada yang lebih menyenangkan dari pada membantu seorang teman/amatir.
  • Ingatlah beberapa kalimat penting, bila sedang panik. Dalam telefoni sebutlah: "mohon diulang", atau dalam telegrafi: "PSE RPT". Kalimat lain yang berharga dalam CW adalah "PSE QRS" yang berarti "ketuklah lebih lambat". Bila perlu, nyatakan itu berulang-ulang agar dia mengirim lebih lambat sampai Anda dapat menerimanya. Janganlah mengirim kode Morse lebih cepat dari pada kecepatan Anda dalam menerima. Kebanyakan operator cenderung meningkatkan ketukannya, tanpa sadar, untuk menyamai kecepatan yang diterimanya. Bila Anda menggunakan electronic keyer, aturlah kecepatannya yang memadai. Bila secara manual, ketuklah dengan santai dan jagalah agar kecepatannya rata.(Untuk berlatih, manfaatkan ORARI CW Net pada 3825 kHz, tiap hari, pukul 20.00 WIB -- Jo)
  • Istirahatlah seusai tiap QSO. Karena Anda bereaksi terhadap pengalaman baru, bisa saja Anda menjadi tegang. Berjalan-jalan sejenak atau minum air akan membuat lebih rileks.
  • Tentukan tujuan-tujuan yang realistis dalam ber-QSO. Beberapa kontak awal, terutama dalam CW, belum tentu baik. Namun, keberhasilan sudah dapat dinilai dari cara Anda mengudara dan menyelesaikan tiap QSO. Yang penting diingat: adalah semua operator pernah jadi pemula. Mereka berhasil melewati QSO-nya yang awal. Jadi, kenapa Anda tidak?
 Persiapan Lainnya
Selain bersiap mengudara, penting juga untuk melengkapi ham shack dengan barang-barang seperti:  
  
  1. Band Plan. Kecuali bila Anda sudah hafal, adanya daftar alokasi frekwensi (band plan) amatir di meja akan sangat berguna sebagai acuan untuk mencegah Anda bekerja di luar band.  
  2. Buku Log. Sebuah buku log berguna untuk merekam kegiatan mengudara. Catatan di situ juga penting bagi Anda bila hendak meng-claim awards. Setidaknya, catatlah tanggal dan jam QSO (dalam UTC), nama panggilan stasiun lawan serta laporan sinyal yang dikirim dan diterima. Selebihnya bisa berupa nama, lokasi dan alamat tujuan untuk mengirim kartu QSL.
  3. Sesuaikan jam Anda dalam UTC (Universal Time Coordinated). Sistem penunjuk waktu internasional ini dipilih untuk menghindari kebingungan akibat perbedaan waktu. Apabila Anda menggunakan sistem waktu lokal, pastikan agar perbedaannya dihitung dengan benar.  
  4. Peta Dunia. Dapat berupa peta biasa atau yang dibuat khusus untuk amatir. Keduanya mencantumkan keterangan pembagian waktu. Peta dunia amatir akan mencantumkan prefiks dan batas-batas kawasan untuk awards.  
  5.  Direktori Amatir Radio. Kebanyakan amatir lebih mengandalkan buku direktori untuk mendapat alamat lawan bicaranya. Info selengkapnya ada di Radio Amateur Callbook atau juga di disket-disket komputer (kini, sudah ada on-line database melalui internet --Jo)
Tuning In: Band Apa dan Kapan?
Band apa yang harus dipilih untuk berQSO? Pertanyaan yang mudah ini sebenarnya sulit dijawab! Anda harus lebih dulu mempelajari ilmu propagasi sinyal-sinyal elektromagnetis karena kondisi propagasi selalu berubah dalam hari, musim, tahun dan siklus sunspot dll. Majalah-majalah amatir radio selalu memuat prakiraan propagasi dalam tiap edisinya. Tabel-tabelnya dapat membantu Anda untuk memilih kapan waktu dan band yang terbaik untuk memanggil CQ. Namun, akan lebih mudah bila Anda menyalakan radio dan mendengarkan apakah ada aktifitas QSO. Cara ini akan menjamin Anda untuk bisa membuat kontak dengan seseorang.
Sidebands dan Frekwensi Split.
Berikut adalah beberapa kenyataan yang sering membingungkan para pemula:
Untuk QSO dalam moda telefoni, Anda harus memastikan apakah stasiun lawan bekerja pada USB atau LSB. Umumnya, LSB digunakan pada 40m, 80m band dan frekwensi yang lebih rendah. Sedangkan USB digunakan dari 20m, 15m dan frekwensi yang lebih tinggi. Namun, kadang-kadang terdengar juga QSO yang terjadi dengan pilihan sideband yang berbeda. Pengaturan itu tidak ditetapkan oleh FCC melainkan oleh konvensi. Hal lain yang acapkali juga membingungkan adalah bila sebuah stasiun bekerja split, yaitu memancar pada sebuah frekwensi dan menerima di frekwensi lainnya. Sering terdengar puluhan stasiun dalam satu frekwensi sedang memanggil satu stasiun yang seolah-olah tidak ada karena tak terdengar. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Sudah pasti di situ ada stasiun yang sedang mengudara dari lokasi yang langka. Bekerja split akan menyebabkan frekwensi stasiun DX itu bebas dari gangguan sehingga stasiun-stasiun yang memanggilnya dapat mendengar jawaban. Pada moda CW, frekwensi split umumnya berkisar hanya 1 s/d 5 kHz. Sedangkan pada telefoni bedanya bisa 5 kHz atau lebih!
Bila Anda mendengar sebuah stasiun yang bekerja split, dengarkan baik-baik petunjuknya agar Anda dapat mengontaknya.
Bahasa Apa yang Digunakan?
Bahasa Inggris adalah lingua-franca para amatir di seluruh dunia. Jadi, tak perlu kawatir bila Anda bisa berbahasa Inggris. Walau tidak semuanya fasih, setidaknya Anda dapat bertukar info tentang nama dan kota/lokasi.Bila Anda menjadi amatir karena juga ingin belajar bahasa asing lainnya, maka bekerja pada HF adalah tepat. Selain bahasa Inggris, bahasa Spanyol dan Prancis juga digunakan oleh amatir radio di banyak negara.
Laporan Sinyal.
Bertukar laporan sinyal pada awal QSO adalah baik dilakukan karena hal itu akan memberi gambaran kepada kedua pihak tentang kondisi penerimaan di masing-masing stasiun
Dalam moda telefoni, laporan sinyal terdiri dari RS, yaitu: kejelasan (readibility) dalam skala 1 sampai 5; dan kekuatan sinyal (strength) dalam skala 1 sampai 9. Laporan sinyal yang paling baik adalah 59. Nilai laporan di bawahnya, sampai 55 atau 56, berarti bahwa QSO masih bisa dilanjutkan dengan lancar, walau sesekali bisa terjadi pengulangan karena gangguan. Bila Anda benar-benar "ngotot" untuk menjalin kontak, Anda dapat terus berQSO walau harus bekerja dalam nilai laporan yang lebih rendah. Dalam mode CW, laporan hendaknya ditambah untuk Tone/Nada dalam skala 1 sampai 9. Jadi, laporan terbaik dalam CW adalah RST: 599.
Mengidentifikasi.
Peraturan FCC (yang juga diadaptasi juga oleh ORARI --Jo) hanya mengharuskan Anda untuk menyebut nama panggilan di akhir QSO, dan setiap 10 menit - bila kontak berlangsung lebih lama dari waktu tersebut. Namun, merupakan kebiasaan yang baik bila anda menyebut identifikasi lebih sering, misalnya setiap beberapa menit. Tapi, janganlah mengidentifikasi setiap kali giliran bicara.
Apa yang Dibicarakan?
Setelah bertukar laporan sinyal, nama panggilan, nama dan lokasi, apa lagi yang akan dibicarakan? Kebanyakan percakapan antar-amatir berisi tentang peralatan. Radio apa yang digunakan? Antena apa? dll. Bersiaplah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Juga, dalam CW, ketahuilah singkatan-singkatan yang akan membantu Anda dalam memberikan informasi dengan benar. Setelah itu, Anda bebas bercakap-cakap dalam batas-batas legal dan sopan. Bila Anda memiliki atlas atau ensiklopedi, Anda dapat bertanya kepada lawan bicara tentang kampung, negara bagian atau negaranya. Ceritakanlah secara ringkas mengenai diri Anda. Pekerjaan dan/atau hobi Anda, aspek apa dalam dunia amatir radio yang paling Anda minati, bagaimana keadaan negara Anda dll. Topik-topik damai seperti ini akan membuat sebuah QSO bernilai lebih dari pada sehelai surat - tanpa perlu menjadi terlalu pribadi sifatnya. Singkatnya, ciptakanlah percakapan yang layak dilakukan oleh dua orang yang seolah-olah baru pertama kali bertemu muka.
Beberapa Petunjuk untuk DXing.
Beberapa kontak DX dapat terjadi dangan santai seperti layaknya sebuah QSO lokal. Namun, bila Anda mau bekerja DX untuk memperoleh stasiun-stasiun yang langka maka anda harus menghadapi pile-up dan bertukar info dengan singkat.
Apa rahasianya agar kita berhasil dalam kontak-kontak yang berharga seperti itu? Amatilah para DXer bekerja, dan Anda akan menyadari bahwa mereka hanya butuh waktu yang singkat. Bahkan, ketika mereka menemukan stasiun DX yang diinginkan, mereka tahu pentingnya memastikan gaya beroperasi lawan bicara, kondisi propagasi dan suasana "pile-up" itu sendiri. Kesemuanya itu menunjukkan fakta yang penting diingat oleh seorang amatir radio, yaitu otak akan selalu unggul dibanding otot. Memang, tak selalu demikian, tetapi, bila Anda punya stasiun yang berdaya pancar rendah (low power), Anda bisa puas dan berhasil mendapat banyak kartu QSL bila cekatan. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa program 100 negara DXCC dapat dicapai hanya dengan transceiver 100 Watt dan antena kawat biasa. Jadi mengapa Anda tidak bisa?
 Di bawah ini, beberapa hal yang harus diperhatikan:
  • Simplex atau Split? Apakah stasiun DX sedang bekerja secara simplex atau split? Bila dalam split, Anda harus memastikan dimana frekwensi pancar dan terima-nya.
  • Pembatasan dari Si Pemanggil. Pastikan apakah dia hanya memanggil kawasan tertentu atau memanggil nomor tertentu dalam prefiks (misalnya, memanggil mereka yang punya nomor kode wilayah "3" saja pada nama panggilannya). Jadi, janganlah membuat diri Anda sebagai "poor operator/lid" dengan menjawab di luar giliran. Sebab Anda akan membuat jengkel dan dia akan enggan untuk menjawab.
  • Pacing. Apakah operator DX itu menjawab panggilan yang terkuat, ataukah dia akan berdiam lebih dulu sampai huru-hara dalam pile-up berakhir, baru kemudian menjawab panggilan seseorang? Gaya yang disebut belakangan itu akan sangat menguntungkan bagi stasiun-stasiun yang berdaya rendah. Bila keadaan pile-up seperti sebuah pertandingan adu teriak -dan Anda merasa akan tergencet- hematlah suara (atau gerakan tangan pada kunci ketuk) Anda sampai pile- up mereda.
  • Durasi QSO. Apakah operator DX itu bicara dalam gaya ngobrol atau dalam gaya kontes? Jangan bicara berkepanjangan ketika stasiun lain ingin bekerja DX secara singkat. Namun, bila Anda merasa bahwa mereka bisa menunggu, lontarkanlah sebuah pertanyaan yang singkat dan cepat kepada operator DX itu.
  • Propagasi. Apakah stasiun-stasiun yang terdengar oleh stasiun DX itu berasal dari kawasan yang jauh dari Anda? Mungkin kondisi propagasi sedang buruk. Ini tidak berarti bahwa Anda harus menyerah, melainkan Anda bisa saja bekerja dengan stasiun lainnya di frekwensi lain dan beberapa saat kemudian kembali ke stasiun DX itu. Namun, bila Anda merasa bahwa propagasi akan makin memburuk, maka silakan terus mencoba.
  • Ukuran Pile-Up. Apakah kondisi pile-up sulit ditembus? Bila demikian, Anda dapat menghemat energi dengan meninggalkannya sejenak sampai keadaan membaik. Bersabarlah.
DXpedition
Kegiatan DXpedition - yaitu perjalanan ke lokasi-lokasi yang eksotis untuk tujuan yang spesifik yaitu menyelenggarakan kontak radio amatir - mirip dengan suasana kontes. Umumnya, ukuran pile-up nya besar dan iramanya cepat. Bayangkanlah bila ribuan amatir radio secara bersamaan ingin bicara dengan satu stasiun di negara yang sudah tak terdengar di radio selama 20 tahun!
Apakah operator yang tak berpengalaman akan berhasil dalam situasi seperti itu? Tentu saja bisa. Yang diperlukan adalah kesabaran, sikap realistis dan cekatan dalam beroperasi. Jangan sekali-kali berharap akan dapat menembus tirai sinyal dari stasiun-stasiun yang berkekuatan ribuan Watt di hari pertama pile-up DXpedition. Mungkin, kesempatan untuk Anda baru akan tiba beberapa hari kemudian ketika kerumunan itu menipis.
Sambil menunggu, Anda dapat memanfaatkan waktu untuk mengamati beberapa frekwensi pada band-band lain yang digunakan oleh stasiun-stasiun DXpedition itu. Bila Anda siap dan kebetulan mereka muncul di frekwensi yang berbeda, maka Anda bisa ber-QSO lebih dulu dari pada operator lainnya yang sering menggunakan metode pencarian secara acak. DXpedition acapkali bekerja split, jadi catatlah frekwensi split yang sering digunakan (misal 14.195 MHz transmit dan 14.200 receive). Dengarkanlah informasi mengenai kegiatan DXpeditions dalam net-net pada band 2m atau HF.
Bila anda punya perangkat packet radio, periksalah pengumuman-pengumuman dalam buletinnya. Yang penting, perhatikanlah secara seksama semua instruksi/informasi langsung yang diberikan oleh operator DXpedition.
QSLing
Apa yang terjadi setelah sebuah QSO usai? Apakah Anda hanya akan tutup buku log dan mematikan radio? Adakah hal-hal lain yang harus dilakukan? Berkirim kartu QSL dianggap sebagai sikap sopan-santun yang merupakan lanjutan dari sebuah QSO. Dari kartu itu, lawan bicara akan tahu bahwa Anda menyenangi pembicaraan yang pernah terjadi melalui radio. Juga, kartu QSL adalah sarana untuk memverifikasi kontak-kontak radio untuk meng-claim award.
Bagaimana Memilih Desain Kartu QSL?
Desain kartu QSL dapat bersifat pribadi. Namun, ada beberapa patokan yang harus diikuti untuk mencegah agar kreatifitas yang dituangkan tidak mengurangi nilai informasi. Kebanyakan operator di AS menggunakan kartu QSL yang berukuran sama dengan kartupos: 3,5 inci x 5,5 inci.
Ukuran kartu-kartu dari Eropa sering lebih besar. Anda bebas menentukan ukuran selama kartu Anda memenuhi ukuran dan ketebalan yang ditetapkan oleh kantor pos.
Percetakan yang mengkhususkan diri dalam bisnis kartu QSL sering memuat iklannya pada majalah-majalah amatir radio. Mereka menawarkan desain yang bervariasi. Beberapa toko kartu QSL bahkan memberi kesempatan bagi Anda untuk merancang sendiri tata-letak kartu, bisa berwarna, hitam-putih atau dengan foto.Tak soal, apakah Anda membeli kartu jadi atau merancangnya sendiri, yang penting adalah nama panggilan stasiun Anda serta data QSO sebaiknya ada dalam satu halaman. Bila nama panggilan dicetak di halaman muka dengan gambar atau foto, pastikan agar nama panggilan itu juga tercetak di halaman belakang. Dengan demikian, operator kontes atau manajer DXpeditions akan lebih mudah memverifikasi data QSO karena mereka tak perlu repot membolak-balik halaman kartu QSL untuk menemukan data.
Pilihlah tipe huruf yang mudah dibaca. Bila seseorang tak dapat membaca nama panggilan Anda yang tercetak, maka Anda-lah yang rugi karena bisa tak memperoleh balasan.
Kartu QSL musti mencatat perincian QSO, seperti: tanggal, waktu, frekwensi, dan moda komunikasi(CW, SSB, FM dll), nama panggilan stasiun lawan dan laporan sinyal. Semua data tersebut sangat diperlukan untuk perolehan awards. Dalam kartu QSL umumnya juga dicantumkan data perlengkapan serta ada ruang untuk pesan-pesan tertulis.
Mengisi Kartu QSL.
Tulislah data dengan jelas, bila tidak, maka si penerima akan sulit membaca informasi di dalamnya dan dia tidak akan menemukan data QSO-nya dengan anda pada buku log.
Gunakan petunjuk waktu dalam UTC untuk menulis jam dan tanggal QSO. Bila ini diabaikan, bisa jadi kartu Anda dikembalikan setelah dicap "NOT IN LOG". Itu artinya bukan balasan yang diinginkan.
Cara menulis tanggal sering berbeda. Apakah "8/5/92" berarti 5 Agustus atau 8 Mei? Untuk menghindari salah faham, tulislah nama bulan secara lengkap (dalam Inggris) atau gunakan angka Romawi untuk nama bulan, misal: "5 VIII 1992" (Catatan: saya lebih senang menuliskannya menjadi 05 JUL '92 -Jo). 
Rute QSL.
Apa yang harus dilakukan setelah kartu QSL ditulis? Itu tergantung pada di negara mana si penerima bermukim dan berapa besar dorongan dalam diri Anda untuk menerima balasannya. Umumnya, Anda boleh mengirim kartu QSL kepada operator di AS tanpa biaya/prangko untuk balasan. Jadi, Anda cukup membubuhi kartu Anda dengan prangko kirim. Namun, ada pengecualiannya. Operator di negara-negara yang langka akan menerima kartu QSL dalam jumlah yang banyak karena operator di negara lain perlu konfirmasinya. Uang yang digunakan oleh operator di negara yang langka untuk membeli prangko balasan bagi 1000 atau 2000 pemohon akan mencapai jumlah yang setara dengan harga sebuah radio transceiver baru! Jadi, akan sangat membantu bila Anda mengirimkan biaya/prangko balasan bersama-sama dengan kiriman kartu Anda. Cara ini juga berlaku bila Anda bekerja dengan stasiun istimewa (special event station) atau ketika mengirim kartu kepada para manajer QSL.
Bagaimana caranya untuk menemukan alamat-alamat? Milikilah Radio Amateur Callbook yang diterbitkan dalam berbagai versi setiap tahunnya. Informasi sejenis dapat pula diperoleh dari compact disk, microfiche dan buletin pada jaringan komputer/packet radio.
Manajer
Seorang manajer adalah amatir yang mengelola kartu QSL amatir lain. Kebanyakan dari amatir dunia punya manajer di AS sehingga kegiatan pertukaran kartu QSL akan lebih mudah, murah dan cepat ketimbang harus menulisi langsung ke operator yang bersangkutan. Kirimlah SASE (self addressed stamped envelope) bila Anda minta jawaban dari manajer QSL. Bila anda perlu kartu QSL dari DXpedition, diharap agar Anda juga mengirim sumbangan untuk membantu biaya cetak kartu. Tindakan seperti itu adalah simpatik.
Biro-biro QSL
Mungkin Anda pernah mendengar ucapan di radio QSL via bureau. Apakah yang dimaksud dengan biro; dan keuntungan apa yang didapat dari sistem itu?
Biro-biro adalah wadah pelayanan penyebaran kartu QSL sehingga pertukaran kartu antaramatir dapat terselenggara dengan biaya yang murah. Biasanya biro-biro dikelola oleh organisasi amatir yang resmi di sebuah negara. Di AS, jaringan biro terbesar adalah milik The American Radio Relay League (ARRL).
Biro mendistribusi kartu dengan prinsip-prinsip pos yang ekonomis. Misal, Anda hanya punya dua atau tiga kartu untuk dikirim ke negara tertentu. Bila kartu anda itu digabung dengan ratusan kartu-kartu amatir lainnya maka biaya kirimnya bisa lebih murah. Setibanya di negara tujuan, kantong-kantong kartu QSL disortir berdasar nama panggilan dan selanjutnya dikirim ke alamat biro-biro di negara itu dengan biaya pos domestik. Melalui biro, Anda bisa mengirim 150 kartu ke luar negeri dengan hanya membayar beberapa dolar. Kelemahan sistem biro adalah dalam hal kecepatan pengiriman. Anda harus menunggu berbulan-bulan atau bahkan satu-dua tahun untuk menerima balasan melalui biro. Mengapa begitu?
Diperlukan waktu yang cukup untuk menyortir keluar-masuknya kartu sebelum pendistribusian. Lagi pula, kantong-kantong pos berisi kartu QSL umumnya tidak dikirim melalui pos udara. Di Amerika Serikat, penanganan kartu QSL di Biro ARRL dilaksanakan oleh tenaga sukarela. Walau sistem ini punya kelemahan, namun pengiriman/penerimaan melalui biro masih dianggap oleh para amatir sebagai cara yang paling layak untuk saling bertukar kartu QSL.
Pengiriman Langsung
Bila Anda ingin cepat menerima kartu balasan dari teman yang tidak diwakili oleh manajer QSL, Anda dapat mengirimnya langsung. Lagi, lengkapi kiriman Anda dengan SAE (self addressed envelope) dan sekedar biaya untuk prangko balasan. Selain adanya tempat-tempat yang menjual prangko luar negeri, cara lain untuk mengirim biaya pos adalah dengan menggunakan International Reply Coupons (IRC). IRC dapat diperoleh di semua kantor pos di AS (juga di Indonesia dengan harga yang - selama masa krisis moneter - lebih murah ketimbang 1,00 dollar AS --Jo)
Kini Tibalah Giliran Anda.
Hanya ada satu cara untuk belajar menyelenggarakan QSO DX pada band HF, yaitu: hidupkan radio dan panggilah. Tentunya, untuk itu Anda harus sudah memiliki izin (IAR --Jo). Kini, tibalah giliran Anda mencoba!
 (c) CQ Communications, Inc., USA, 1993.

Keliling Dunia pada Band-band HF oleh Patty Winter, N6BIS. Penerjemah: Jo, YC0LOW, PO Box 147, Cinere 16514, Indonesia. e-mail: yc0low(at)gmail.com

Mendengarkan Siaran Radio pada Gelombang Pendek (SW) oleh: Jo, YC0LOW, 1998.



Mendengarkan siaran radio pada gelombang pendek (short wave/SW) atau band internasional, adalah hobi yang mengasyikkan dan sekaligus hiburan yang edukatif. Pelakunya lazim disebut sebagai SWL (short wave listeners)

Walau kini terdapat alat-alat komunikasi baru yang dapat menghubungkan orang ke pusat informasi secara cepat, namun peranan stasiun radio - terutama kecepatan radio siaran gelombang pendek (SW) dalam penyampaian berita, tampaknya belum tersaingi. Ini terbukti ketika Perang Teluk terjadi (1991). Di seluruh dunia, termasuk di tanah air banyak orang yang "kembali" menjadi pendengar radio SW. Padahal, di rumahnya, dia dapat mengikuti siaran TV yang memang sudah menambah jam siarannya untuk meliput peristiwa itu.
http://w27.indonetwork.co.id/pdimage/78/1097078_sonyicf-sw7600gr_unit2.jpg
Gbr1. Sony ICF-SW7600GR World Radio

Konon, selama Perang Teluk, penjualan radio penerima yang ada fasilitas SW-nya meningkat bila dibandingkan dengan penjualan pada masa sebelumnya.
APAKAH GELOMBANG PENDEK ITU?
Band standar radio siaran moda amplitudo modulation (AM)) dimulai dari 540 sampai dengan 1600 kHz. Di Indonesia lebih dikenal dengan gelombang menengah (medium wave/MW). Band MW ini adalah tempat mengudaranya stasiun-stasiun radio siaran swasta di Indonesia - sebelum banyak yang pindah ke band FM. Spektrum frekwensi MW tidak tergolong gelombang pendek. Spektrum gelombang pendek justru dimulai dari batas akhir alokasi frekwensi standar untuk radio siaran AM di MW, yaitu 1600 kHz sampai 30000 kHz atau 30 MHz (1000 kHz = 1 MHz). Sinyal radio yang dipancarkan pada gelombang pendek akan dapat dipantau di tempat-tempat yang sangat jauh (DX). Ini terjadi karena pancaran sinyal dari bumi akan terpantul kembali ke bagian lain di bumi ini karena berbenturan dengan ionosfir, sebuah lapisan yang tidak terlihat, di atas bumi. Akibat dari proses refraksi/pemantulan itu - yang dapat terjadi berkali-kali, serta faktor-faktor alamiah lainnya (propagasi), maka penerimaan sinyal radio siaran di gelombang pendek dapat berlangsung dengan baik, di siang hari atau pun di malam hari. 
MFJ-1022
Gbr. 2. Indoor RX Antena

APA YANG AKAN SAYA DENGAR?
Spektrum gelombang pendek sangatlah luas. Di band ini akan terdengar transmisi dari ribuan stasiun radio, seperti:
     
  • Stasiun Radio Siaran Internasional. Hampir setiap negara-negara besar, juga negara-negara yang lebih kecil, menyelenggarakan radio siaran (broadcast) dalam bahasa Indonesia dan Inggris yang dapat ditangkap di Indonesia. Lamanya siaran bervariasi, mulai dari 30 menit sampai dengan 3 jam. Agar para pendengarnya dapat menangkap siaran mereka dengan jelas, daya transmisinya diperbesar hingga puluhan/ratusan ribu Watt. Berkat adanya stasiun relay-nya di berbagai tempat di dunia, transmisinya juga bisa diarahkan ke satu kawasan tertentu saja, misalnya ke Indonesia. Jadwalnya pun diatur dengan baik, yaitu di luar jam-jam sibuk pendengar di kawasan itu. Beberapa stasiun radio siaran dalam bahasa Indonesia dan Inggris yang mudah dipantau diIndonesia adalah: BBC London, Radio Moskow, Radio Jepang, Suara Amerika (VOA), Radio Australia, Radio Nederland, All India Radio, Radio Korea Selatan, Radio Beijing, Suara Jerman, Suara Malaysia dll.

    Di bawah ini beberapa alamat URL dari sebagian stasiun radio siaran tsb.

    SUARA AMERIKA: http://www.usembassyjakarta.org/voa/9802023.html
    BBC: http://www2.bbc.co.uk/worldservice/indonesian/tune_ind.htm
    RADIO AUSTRALIA: http://www.abc.net.au/ra/special.htm#4.

    Selain stasiun-stasiun radio siaran internasional, yang dikelola oleh pemerintah, masih ada pula stasiun-stasiun radio siaran regional, lokal dan swasta yang menyelenggarakan programa-programanya untuk masyarakat internasional. Mereka juga secara teratur menyelenggarakan siaran dalam bahasa daerah yang ditujukan untuk pendengar di kawasan tertentu.


    Radio Republik Indonesia (RRI) juga memiliki bagian
    external services yang menyelenggarakan siaran luar negeri bernama Suara Indonesia (The Voice of Indonesia). 
  • Gbr. 3. Desain kartu verifikasi The Voice of Indonesia
  • Siaran RRI dalam berbagai bahasa (Inggris, Spanyol, Mandarin dll) itu dipancarkan secara berjadwal pada band gelombang pendek. Bagi warga negara Indonesia yang sedang merantau, Suara Indonesia bisa menjadi jembatan untuk sejenak "pulang" ke tanah air. Sedangkan bagi short wave listener SWL di seluruh dunia, siaran RRI -bahkan yang berbahasa Indonesia- dari berbagai lokasinya di Nusantara adalah sasaran yang istimewa untuk diperoleh konfirmasinya. Kartu-kartu dari RRI adalah koleksi yang amat sangat berharga.
  • Stasiun Radio Amatir. Jumlah amatir radio di seluruh dunia ada sekitar 900.000 (data 1993). Dengan mendengarkan kontak radio (QSO) antar-amatir radio di gelombang pendek kita akan dapat belajar tentang dunia mereka. Stasiun-stasiun radio amatir beroperasi di SW, pada frekwensi yang berbeda dengan frekwensi untuk radio siaran. Apabila Anda hendak mendengar kontak radio antar-mereka maka anda perlu memiliki radio penerima tipe general coverage atau communication receiver. Radio penerima jenis ini lebih sensitif dan memiliki beberapa fasilitas tambahan, misalnya jangkauan frekwensi yang luas. Pada perangkat radio jenis ini juga tersedia kontrol-kontrol tambahan untuk memudahkan kita menerima dan mendengarkan berbagai moda emisi seperti AM, FM, CW, SSB, filter-filter untuk menghalau/mereduksi gangguan dll.
    Agar dapat memancarkan sinyalnya ke tempat yang jauh serta supaya frekwensi yang dialokasikan untuk mereka dapat digunakan secara efisien, maka para amatir radio memancarkan suaranya dengan mode khusus yang disebut single sideband (SSB), dan dengan kode Morse melalui moda continuous wave (CW). Jadi, adalah penting untuk memilih radio penerima yang dapat menangkap transmisi radio dengan moda-moda khusus itu.
  • Citizen Band (CB). Di Indonesia, radio Citizen Band (CB/KRAP/RAPI) dikenal sejak sekitar tahun 1978. Kontak antaroperator stasiun CB dapat didengarkan pada radio penerima tipe general coverage. Operasi mereka dilakukan pada frekwensi 27 MHz atau gelombang 11 meter band. Penggunaan CB juga populer di negara-negara tetangga, seperti di Filipina, Thailand dan Australia, sehingga percakapan mereka di udara juga dapat didengarkan.
  • Stasiun-stasiun 'ute' (utility). Apabila dari spektrum gelombang pendek, anda kurangi alokasi frekwensi untuk stasiun-stasiun radio siaran internasional, amatir radio dan CB, maka pada frekwensi sisanya akan terdengar transmisi sejumlah stasiun radio yang dinamakan stasiun-stasiun utility. Termasuk dalam golongan ini adalah stasiun radio komunikasi untuk keperluan komersil, pemerintah, militer, Search and Rescue (SAR) dan stasiun radio penelitian. Transmisinya bukan untuk pendengar umum. Namun, itu tidak berarti kita tak dapat mendengarkannya. Yang tergolong dalam stasiun-stasiun utility adalah:
  • Stasiun Internasional untuk Penerbangan (aeronautical). Pesawat terbang komersil berkomunikasi dengan menara pengawas, dan dengan pesawat terbang lainnya, juga pada gelombang pendek. Oleh karena itu, melalui radio penerima, kita dapat mendengar percakapan pilot-pilot Garuda Indonesia dengan menara pengawas di bandar udara Los Angeles, atau pilot Singapore Airlines berbicara dengan pengawas lalu lintas udara di menara Soekarno-Hatta. Percakapan ini dilakukan dalam bahasa Inggris.
  • Stasiun-stasiun Maritim. Gelombang pendek adalah band pilihan bagi komunikasi radio antar kapal di laut dan kapal dengan daratan. Ada juga ratusan stasiun radio pantai dan sejumlah besar stasiun radio di kapal yang dapat dimonitor dengan radio penerima yang memiliki fasilitas untuk moda SSB dan Morse (CW).
  • Stasiun-stasiun Militer. Pesan-pesan militer dikirim melalui satelit dan/atau dengan kode-kode/sandi sehingga kerahasiaannya tetap terjamin. Namun, masih cukup banyak komunikasi radio kemiliteran yang dipancarkan melalui gelombang pendek. Tentu saja hanya pendengar yang jeli dan berpengalaman saja yang akan mampu mengidentifikasinya.
  • Stasiun-stasiun Tanda Waktu. Selain stasiun di Greenwich, Inggris, banyak negara yang mengoperasikan stasiun radio yang hanya menyiarkan tanda waktu (time signal) yang mengudara selama 24 jam sehari. Tanda waktu yang dipancarkannya serta gelombang yang digunakan adalah sangat akurat sehingga dapat dimanfaatkan untuk navigasi, pencocokkan waktu dan frekwensi radio. Ketepatan standar waktu adalah penting bagi navigasi dan komunikasi maritim, penerbangan dan/atau penelitian. Umumnya informasi ini dipancarkan dalam moda SSB. Sesekali juga diperdengarkan suara penyiar untuk keperluan identifikasi.
    Beberapa stasiun tanda waktu dari negara lain yang dapat didengar di Indonesia adalah dari Jepang dan Hawaii. Apabila keadaan propagasi baik, kita dapat mendengar stasiun-stasiun serupa dari Eropa dan Amerika.
  • Stasiun lain-lain. Masih banyak stasiun radio gelombang pendek yang tak dapat digolongkan ke dalam jenis-jenis yang disebutkan di atas. Misalnya, radio siaran yang beroperasi secara gelap untuk eksperimen atau untuk propaganda. Stasiun radio siaran yang ilegal disebut pirate radio. Sedangkan siaran radio gelap untuk menyampaikan komunike/propaganda politik sebuah kelompok separatis/pemberontak disebut clandestine radio.
PERALATAN APA YANG DIPERLUKAN?
Gbr. 4. Alinco DX-R8T sebuah tabletop receiver
Jawabannya terletak pada stasiun apa yang hendak anda dengar. Apabila anda hanya berminat mendengar radio siaran internasional maka cukuplah membeli radio penerima yang bisa dijinjing (portable). Pastikan bahwa unit yang anda beli memiliki frekwensi gelombang pendek untuk menerima radio siaran internasional.
Bila anda hendak menangkap siaran stasiun radio utility dan stasiun amatir radio maka pertimbangkanlah untuk membeli pesawat radio penerima tipe general coverage yang liputan frekwensinya dari 500Hz sampai 30 MHz serta bisa menangkap transmisi dalam berbagai mode (AM, FM, Morse/CW,SSB dan RTTY). Pesawat radio penerima seperti ini disebut communications receiver.
ANTENA SEPERTI APA YANG DIPERLUKAN?
Penerimaan yang baik bisa dimungkinkan oleh antena yang sederhana. Umumnya, radio penerima portable sudah dilengkapi dengan antena teleskopis yang menjamin baiknya penerimaan. Di beberapa model radio penerima terdapat juga terminal untuk antena eksternal.
Eavesdropper Sloper
Gbr. 5 Skema Antena Eksternal
Di pasaran, antena eksternal ada bermacam-macam jenisnya. Namun, kita dapat membuatnya sendiri dengan menggunakan kawat tembaga atau kawat berlapis perak. Di dalam ruangan anda, rentangkanlah 6 sampai 12 meter kawat tembaga yang kedua ujungnya diinsulasi, lalu hubungkanlah satu ujungnya ke terminal. Hasilnya, penerimaan sinyal radio menjadi lebih baik. Itu akan bertambah baik lagi bila antena direntangkan lebih tinggi di luar ruangan, misalnya dengan mengaitkan salah satu ujung kawat ke pohon.
Ketika merentangkan antena penerima Anda di luar rumah, hindarilah kabel telepon dan kabel listrik. Untuk mengindari kerusakan akibat petir, antena luar ini sebaiknya dibumikan (grounded).
BAGAIMANA CARANYA MEMILIH GELOMBANG?
Salah satu aspek menarik dari hobi mendengarkan siaran radio gelombang pendek adalah kesinambungan kita dalam memilih gelombang dan selalu menemukan berbagai stasiun radio dari seluruh dunia. Namun, ada kalanya kita ingin memilih gelombang radio siaran dari sebuah negara tertentu saja.
WORLD RADIO TV HANDBOOK 2012
Gbr. 6. Buku WRTH, 2012
Untuk memudahkan memilih frekwensi dan jam siaran maka tersedia berbagai buku petunjuk. Biasanya, pada setiap paket unit baru radio SW, terdapat buku kecil berisi daftar frekwensi berbagai stasiun radio siaran.
Dua buku pedoman tahunan berisi daftar frekwensi yang paling lengkap adalah "World Radio/TV Handbook" (gambar kanan) dan "Passport to Worldband Radio"
http://www.klingenfuss.org/g_2011.gif
Gbr.7. Buku Klingenfuss
Bila anda ingin mengetahui frekwensi stasiun-stasiun utility, maka informasinya ada pada buku tahunan "Klingenfuss' Guide to Utility Stations".
APAKAH GREENWICH MEAN TIME (GMT) ITU?
Untuk menghindari ketidakpastian yang ditimbulkan oleh perbedaan kawasan waktu (time zone), stasiun-stasiun radio amatir, maritim, penerbangan dan siaran internasional selalu mengacu ke waktu yang berlaku di meridian, yaitu titik temu garis lintang dan garis bujur pada 0° yang melewati kota Greenwich, Inggris. Di sana, penunjukkan waktu lebih lambat tujuh jam dari pada penunjukkan di kawasan Waktu Indonesia bagian Barat (WIB).
Format waktu GMT adalah 24 jam, sama dengan format waktu Universal Time Coordinated (UTC) yang stasiun pengendalinya ada di Perancis. Contoh: pukul 19:00 WIB = 12:00 GMT/UTC.
APAKAH KARTU Q.S.L. ITU?
Semua stasiun radio siaran internasional menginginkan laporan penerimaan dari pendengarnya di seluruh dunia. Permintaan itu dan alamat pos mereka biasanya disampaikan pada saat-saat akhir siaran.
Gbr. 8. Kartu Verifikasi dari RRI Ternate
Bila Anda mengirim laporan dimaksud, mereka akan membalasnya dengan konfirmasi tertulis pada sehelai kartupos bergambar. Itulah kartu QSL. Selain itu, biasanya mereka juga mengirimkan pedoman acara dan informasi tentang negaranya. Untuk memperoleh balasan dari mereka, terkadang Anda harus melampiri satu atau dua helai kupon balasan internasional (International Reply Coupon/IRC) yang berfungsi sebagai alat tukar untuk biaya pos udara, dari negara tersebut ke Indonesia. Syarat ini sering diajukan oleh stasiun radio siaran yang memiliki anggaran terbatas untuk kegiatan hubungan masyarakatnya. Kupon IRC dapat dibeli di kantor pos kelas I di Indonesia.
Logo Indonesian DX Club
Gbr. 9. Logo salah satu DX Club Indonesia
Di dunia, termasuk di Indonesia, terdapat banyak pendengar radio gelombang pendek (shortwave listener/SWL). yang berhimpun dalam grup-grup lokal atau internasional pendengar radio. Kegemaran mereka adalah memonitor, mengirim laporan penerimaan untuk memperoleh kartu QSL, sebab kebiasaan untuk membalas laporan penerimaan, dilakukan juga oleh stasiun-stasiun radio non-siaran. Bagi para pendengar radio gelombang pendek (SWL), kartu Q.S.L. dari stasiun radio non-siaran (amatir, utility, pirate, clandestine dll.) adalah berharga untuk dikoleksi. Apalagi bila konfirmasi itu berasal dari stasiun radio yang langka atau yang jauh letaknya. Laporan penerimaan ditulis dalam Inggris. Isinya berupa data, seperti: tanggal dan waktu penerimaan (dalam UTC), frekwensi, mode emisi, mutu penerimaan, dan gambaran mengenai isi acara yang anda dengarkan. 

Baik-buruknya penerimaan harus ditulis dalam formulasi SINPO, yaitu kode angka untuk menilai kekuatan sinyal (Signal strength), gangguan (Interference), kondisi propagasi (Propagation) dan kesan umum penerimaan (Overall merit).
Selain data dan angka SINPO, juga dapat disertakan komentar anda tentang siaran atau tentang stasiun radio tersebut. Semua uraian agar ditulis dengan jelas sehingga mereka akan lebih mudah mengesahkan laporan anda.

Selamat mendengarkan transmisi radio pada gelombang pendek!
 

Silakan kutip asalkan menyebut sumbernya. TNX - Mendengarkan Siaran Radio pada Gelombang Pendek (SW) oleh Jo, YC0LOW, PO Box 147, Cinere 16514. (c) 1998
e-mail: yc0low(at)gmail.com. 
.

08 Agustus 2012

Konfirmasi LX7I pada 160m, CW


Gbr. 1. Kartu QSL 160m dari LX7I (klik untuk memperbesar)
Luxembourg adalah negara berwilayah kecil di kawasan Eropa Barat yang dilingkungi oleh negara-negara Belgia, Prancis dan Jerman. Saya tulis sebagai 'negara kecil' karena populasinya hanya sekitar 512.000.


Sudah pasti luas negara dan jumlah penduduknya tidak sebesar Cinere, Depok.

Namun mendengar stasiun LX pada top band tidak gampang. Setelah bertahun-tahun saya terjaga di tengah malam sampai dinihari kehilangan waktu tidur (sejak 1998), maka baru hari ini saya mendapat balasan/konfirmasi berupa kartu QSL dari LX7I (Gbr. 1)

Kartu QSLnya terdiri atas dua sisi dan saya gunakan teknik inset untuk memperlihatkan rincian data QSO kami.

QSO 160m CW terlaksana dua kali pada hari yang berbeda. Keduanya adalah saat saya beroperasi di RadioLand, Gn. Malang, Subang, Jawa Barat,

Saya sadari bahwa, sehari sebelumnya, LX7I sudah masuk ke dalam log saya, tapi  tetap saya terima lagi di hari yang lain agar kami menjadi lebih yakin. Rupanya, Phillipe operatornya pun bersikap sama dengan saya untuk memperoleh assurance contact.

Saya mengagumi gambar antena farm yang dimiliki olehnya.


LX7I menjadi negara DXCC yang ke-117 dalam koleksi 160m band, CW, saya

29 Juli 2012

YC1COZ op. Feri, Menang di Kontes Oceania 160m, CW, Oktober 2011

Gbr.1. Peringkat akhir dari stasiun-stasiun Indonesia, Juli 2012. Klik untuk memperbesar.
http://www.oceaniadxcontest.com/ocdxc11-results-4-CW-scores.pdf

Selamat untuk OM Feri, YC1COZ di Bogor, yang menjadi pemenang di negara ini dan sekaligus pemenang di benua (Country & Continent Leader) Oceania pad Oceania DX Contest 2011 dalam moda  CW, 160m.  

Feri layak meniru ucapan veni, vidi, vici (= saya datang, saya melihat, saya menang/menaklukkan ) bak jenderal Romawi: Julius Cesar, 47 Sebelum Masehi. Cobalah bandingkan perolehannya dengan partisipan lain dari seluruh dunia di kategori yang sama. Lihat tautan di atas.

Kisah dan foto-foto pengoperasian YC1COZ di RadioLand di (Gunung Malang, Subang, Jawa Barat) ada pada artikel 10 Oktober 2011. Klik:

http://topbanddxdiindonesia.blogspot.com/2011/10/yc1coz-op-feri-dalam-kontes-oceania.htmlif

Sepanjang catatan saya, inilah satu-satunya prestasi tertinggi dari stasiun YC pada 160m, CW, dalam kontes tsb.

Juga, selamat kepada OM Kasmuri, YD1MRI dan para operator-operator yang masuk dalam daftar di Gbr.1 untuk memperoleh awards.

Kobarkan terus semangat untuk berkompetisi secara sportif.

22 Juli 2012

CY9M pada Top Band, Mungkinkah?


 
AdvertisementSore hari kemarin (21/7), saya mendapat pesan email dari Bjorn SM0MDG tentang rencana dia dkk untuk mengaktifkan CY9M di St Paul Island, IOTA NA-094, pada pekan ini juga, 26 Juli sampai dengan 31 Juli 2012 (lihat kutipan utuh pesannya dalam Inggris, di bagian bawah).

Bjorn SM0MDG adalah mentor virtual saya untuk antena vertikal t-loaded pada band 160m setinggi tiang Spiderbeam 18m yang sejak 2008 hingga hari ini, kinerja antena buatan sendiri ini masih baik

Dua stasiun yang lokasinya dekat dengan CY9 adalah VE1ZZ (1997) dan VY2ZM (2012), berjarak sekitar 14 mil.
Saya sudah CFM keduanya.

Saya tidak yakin bisa berhasil karena pada musim ini, tidak ada kondisi common darknes antara lokasi kami. Tapi, siapa tahu ada sinyal lain dari Indonesia berhasil masuk ke sana pada saat Bjorn dkk beraksi pada 160m.

http://topbanddxdiindonesia.blogspot. com/2010/02/kondisi-propagasi-ke-na-dan-sa-yang.html

http://topbanddxdiindonesia.blogspot.com/2012/01/long-path-qso-yc0low-dengan-vy2zm.html


atau
http://topbanddxdiindonesia.blogspot.com/2010/01/lagi-ve1zz-dll-mendengar-sinyal-yc0low.html



Jangan lupa kunjungi web-nya yang bagus www.cy9m.com


On Sat, Jul 21, 2012 at 6:24 PM, Björn SM0MDG <bjorn@sm0mdg.com> wrote:
Greetings,

This Tuesday I am boarding my flight with destination Halifax, Nova Scotia, to be part of the 10 man team going to CY9 St Paul Island this week. I have gotten several requests from my Topband friends so I thought I hand out some brief information about our operation here.


CY9M will be active on Topband during the few dark hours we have available too us. We will use a top loaded vertical based on the 18 meter Spiderbeam pole with elevated radials.


Depending on WX we have zoomed in on two possible landing sites, one where we will have more space for antennas (Atlantic Cove) and the other will have less space but better takeoff in more directions (North Island). For RX we have prepared both for pennants and beverages and will use whats possible depending on location. We will use K3 radios and Acom 1011 amplifiers and DXE RX preamps.


A special thanks to the topbanders who contributed to offset our costs, including the support from TBDXC to help offset the costs for shipping an Acom amplifier to be used for topband.


Main operators on topband will be N2WB "Wild Bill", AB5EB Mike and me SM0MDG Björn.


Our activity on Topband will most likely commence in the evening of August 26 and we are schedule to leave St Paul August 1st, so last night will be July 31st. And as always, dates and times are dependent on weather and sea conditions.


Also worth mentioning is that we will have a dedicated 6 meter station with main operator VE3EN "Solarham" Kevin.


For more information about CY9M, please visit our website.


www.cy9m.com


73 de Björn,

SM0MDG
SE0X

15 Juli 2012

Hasil-hasil YE0HQ dan YB1C pada Kontes IARU 2012

Walau masih sangat prematur (belum ada pemeriksaan duplikasi dll), saya tergerak untuk memuat dua gambar (screen shots) dari layar komputer dua stasiun HQ di Indonesia, yaitu: YE0HQ (Gbr 1.) dan YB1C (Gbr.2dalam kontes IARU, Juli 2012.

Kedua stasiun sama-sama menggunakan N1MM contest & logging software, sebagai berikut:

Gbr.1. Hasil YE0HQ


Gbr 2. Hasil YB1C dengan tim YBDXC
Konon, YE0HQ memancar dari lokasi biasanyaYE0X dioperasikan di bilangan Warung Buncit, Jakarta Pusat. Timnya terdiri dari operator dari YE0X yang bersinergi dengan operator  dari RadioLand. Sedangkan YB1C dengan tim YB-Land DX Club (YBDXC) memancar dari Padalarang, Jawa Barat, QTH milik OM Yana, YB1AR. Daftar lengkap anggota timnya dapat dilihat di bagian akhir catatan ini.

Kedua stasiun tersebut tidak berhasil membukukan satu pun QSO dua-arah pada band 80m - apalagi pada top band (160m)

Saya ingin sampaikan penghargaan  kepada Orari (Pusat, DKI Jakarta dan Daerah Jawa Barat) yang telah memfasilitasi dengan baik minat dan peranserta para anggotanya yang senang berkontes di kedua stasiun tsb. Semoga bisa lebih baik dan merata di tahun-tahun mendatang. Juga, saya amat hargai motivasi para operator penggila kontes. Selamat dan terima kasih untuk Anda semua!

Saya bermimpi akan makin banyak peminat/operator/tim kontes internasional yang tangguh di kalangan anggota Orari di masa depan.

Untuk sementara, data yang saya peroleh hanya sebatas kedua gambar tersebut di atas. Silakan para pembaca untuk menganalisisnya.

Keep up the good works, OM 

Tambahan gambar-gambar, 16 Juli 2012:

Gbr.3. Tim operator YB1C dalam Kontes IARU 2012
Gbr.4. Pri, YB0ECT (kanan) dan Terry YC1KAF di YE0HQ dalam Kontes IARU 2012
 
Daftar nama-nama anggota tim (TNX untuk OM Gun, YB1LZ dan OM Joz, yang mengirimkan data kepada saya, 17 Juli 2012)

YB1C:
Operator: YB1ND,YB1AR,YB1AD,YB1LZ,YB1HK, YB1ALL,YB1KIZ,YB1PT,YE1GD,YB1HDF,YF1AR,
YC1DML,YC1PEF,YB/W7NZ,YD1DDB,YD1CPG,YD1HCJ

YE0HQ: 
Operator: YB0KVN, YB0JS, YB0ECT, YB1KAR, YC1KAF, YC1CDV, YC0VKI, YD1MRI & YD1JZ


12 Juli 2012

W1AW/7 dalam Kontes IARU, CW, 2012

Dini hari ini saya mendapat pesan via email dari Preston N6SS yang selain menanyakan keadaan pemulihan kesehatan saya, dia juga mengabari bahwa Arizona Outlaws, klub kontesnya, secara resmi, terpilih untuk mewakili ARRL dalam kontes IARU HF CW di akhir pekan (14-15 Juli, 2012) ini sebagai W1AW/7 dari Phoenix, AZ pada band 40m (lihat pesan utuh di bawah).

Pres N6SS (kedua dari kanan) di Gn Malang, Jawa Barat, 2010
Saya membayangkan kalau saja, di masa depan,  stasiun Orari HQ juga dapat menggilir kesempatan-kesempatan bagi klub stasiunnya untuk tampil di kontes-kontes internasional seperti kebijakan ARRL dengan W1AW, maka kita bisa mengukir prestasi dan mungkin lebih bersaing secara positif di dunia. Saya percaya, kegiatan kontes di kalangan kita di tanah air akan lebih marak lagi.

Omong-omong, apakah ada stasiun Orari HQ yang akan ikut dalam kontest mendatang?


Tnx es 73 de Jo, YC0LOW

From: Preston Smith <n6ss@inbox.com>
Date: Wed, Jul 11, 2012 at 7:55 PM
Subject: W1AW/7 IARU
To: yc0low@gmail.com


Hi Jo
How is the recovery progressing? Hope you are doing

better every day.

Just a reminder my contest club the Arizona Outlaws

Contest Club
was selected to represent the ARRL in
this weekend's contest. If you hear W1AW/7 on 40m CW
that is this station. KS5A from Phoenix will drive
up here to share operating. Will you or the gang
be in the contest and if so what call will they use?

Hope to work you.


73/GL
Pres