22 Januari 2009

Antena L untuk TX

Ketika memeriksa folder-folder email lama, saya temukan tulisan tentang antena L yang dilontarkan oleh OM Tedja, YB1KEN, sbb:

----- Original Message -----
From: Jo, YC0LOW
To: arot@yahoogroups.com
Sent: Thursday, April 13, 2006 7:46 AM
Subject: [arot] Antena Inverted-L


Antena L yang ditulis oleh OM Tedja di bawah ini mungkin dimaksudkan sebagai inverted-L, sebuah tipe antena yang sejak Januari 2006 saya gunakan untuk bekerja di topband (160m) dengan hasil yang baik (5 negara DXCC baru, worked with 100W, sejak Januari 2006). Sebelum ini saya gunakan antena dipole setengah lambda dengan feed-line berupa ladder-line 450 Ohms.

Antena inverted-L adalah antena yang banyak digunakan oleh top bander DX di seluruh dunia karena praktis dan dapat digunakan di band-band yang lain (tergantung pada matching system-nya). Sering dijuluki sebagai "poor man's vertical" (vertikalnya orang miskin) karena biaya pembuatannya sangat murah --tanpa mengorbankan efektifitas dan efisiensinya untuk transmit/TX di band yang diinginkan. Saya membangun antena TX ini hanya dengan biaya sekitar Rp 200.000.

Seperti OM Tedja, saya pun merasa puas dengan tipe antena ini. Bila ingin tahu lebih banyak, silakan browse ke website dukunnya http://www.cebik.com/fdim/fdim10.pdf . Saya berharap semoga antena ini lebih banyak diminati oleh teman-teman di YB-land.

Yang perlu diingat, semua tipe antena vertikal untuk TX belum tentu merupakan solusi jitu untuk memperkecil lahan. Bisa-bisa, ekspansi lahan justru diperlukan untuk membentang ground-radials sebanyak-banyaknya karena di situlah kuncinya.

Adapun ihwal mengenai antena GAP Vertical, saya dapat kabarkan bahwa para top bander DX jarang menggunakannya (kecuali di band 80, 40 dan yang lebih tinggi lagi). Yang sering digunakan adalah Titanex www.titanex.de. Banyak kegiatan top band DXpedition yang berhasil mengirim sinyal yang baik ke pojok-pojok dunia karena menggunakan antena ini.

73 de Jo, YC0LOW

From: Soetedja Wihardja
To: arot@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, April 12, 2006 11:56 PM

Saya melihat di internet ada alternatif antena yaitu Vertikal antena dari "GAP antena" seri Voyager yg dapat bekerja pada 160 meter, 80 meter, 40 meter, 20 meter. Menurut info harganya berkisar US $ 390. Harga sebesar itu cukup berat untuk ukuran saya, dan mungkin juga untuk ukuran banyak rekan amatir lainnya..

Alangkah baiknya, jika antena tersebut yg telah mempunyai reputasi bagus dapat dibuat replikanya di Indonesia, hingga dapat diperbanyak dan dibuat dengan harga murah. Dengan demikian diharapkan lebih banyak rekan amatir yg bekerja pada HF.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

kalau disini harga bisa murah tapi kualitas material menyedihkan bos